Home / Kliping / Sebanyak 92.348 Orang Telah Daftar untuk Ikut Uji Coba MRT Jakarta
Suasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019). Progres pembangunan MRT hingga saat ini sudah mencapai 99,06 persen dan rencana operasi komersial diperkirakan di antara 24-31 Maret.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Suasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019). Progres pembangunan MRT hingga saat ini sudah mencapai 99,06 persen dan rencana operasi komersial diperkirakan di antara 24-31 Maret.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Sebanyak 92.348 Orang Telah Daftar untuk Ikut Uji Coba MRT Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com – Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, sebanyak 92.348 orang telah mendaftar untuk mengikuti rangkaian uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI).

“Hingga pukul 19.00 WIB sebanyak 92.348 orang telah melakukan pendaftaran. Dengan demikian, dari total kuota publik yang dibuka untuk periode 12–24 Maret sebanyak 285.600 orang, maka tersisa kuota sebanyak 193.252 orang,” kata Kamaludin dalam keterangan tertulis, Selasa (5/3/2019).

Kamaludin menjelaskan, sebagian besar pendaftar memilih berangkat dari Stasiun Bundaran HI.

“Mayoritas pendaftar memilih stasiun keberangkatan yaitu Stasiun MRT Bundaran HI sebanyak 25.000 orang dan Stasiun MRT Lebak Bulus sebanyak 19.000 orang,” ujar Kamaludin.

Sementara, waktu keberangkatan yang banyak dipilih adalah Minggu tanggal 17 Maret.

“Pada hari Sabtu tanggal 16 Maret, tercacat sebanyak 19.000 orang. Sementara, hari Minggu tanggal 17 Maret, sebanyak 22.000 orang,” lanjut Kamaludin.

Sebelumnya diberitakan, masyarakat bisa mendaftar untuk mengikuti kegiatan uji coba MRT Jakarta melalui laman http://www.ayocobamrtj.com sejak 5 Maret 2019 pukul 10.00 WIB.

Saat mendaftar, masyarakat hanya akan diminta untuk mengisi data diri seperti nama, alamat tempat tinggal, dan nomor kartu identitas.

PT MRT Jakarta menerapkan sistem kuota saat uji coba operasi penuh kereta MRT untuk publik.

Artinya, ada pembatasan jumlah warga yang akan mengikuti uji coba naik kereta MRT tersebut.

Tak ada batas usia bagi orang yang ingin mengikuti uji coba naik kereta MRT.

“Pemberlakuan kuota ini dengan mempertimbangkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan masyarakat yang berpartisipasi dalam uji coba ini,” ujar Kamaludin.

Bagi masyarakat yang belum mendapat giliran mengikuti uji coba pada hari tertentu, masih bisa mendaftar untuk ikut tahapan uji coba pada hari berikutnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Sebanyak 92.348 Orang Telah Daftar untuk Ikut Uji Coba MRT Jakarta”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/03/05/21455531/sebanyak-92348-orang-telah-daftar-untuk-ikut-uji-coba-mrt-jakarta.
Penulis : Rindi Nuris Velarosdela
Editor : Andri Donnal Putera

Check Also

Petugas Satpol PP melalui dua back hoe membongkar bangunan semi permanen yang berada di area bantaran aliran Sungai Ciliwung di RW 01 Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2017). Setelah bangunan diratakan dengan tanah, Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) akan memulai memasang sheet pile sebagai lanjutan proyek normalisasi Ciliwung.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Normalisasi Ciliwung, DKI Bebaskan 118 Bidang Tanah Akhir Tahun Ini

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini mengatakan, pihaknya akan membebaskan …