Home / Kliping / Setelah Gedung Milik DKI, Drainase Vertikal Sasar Gedung Swasta
Ilustrasi gedung(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi gedung(SHUTTERSTOCK)

Setelah Gedung Milik DKI, Drainase Vertikal Sasar Gedung Swasta

JAKARTA, KOMPAS.com – Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, pihaknya bakal meminta gedung-gedung swasta di wilayah DKI Jakarta untuk membangun drainase vertikal. Program ini akan mulai disosialisasikan setelah seluruh gedung-gedung milik Pemprov DKI punya drainase vertikal. “Kami menyasar ke swasta, terus ke warga,” kata Yusmada di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/3/2019).

Batas pembuatan drainase vertikal bagi kantor milik Pemprov DKI jatuh pada 31 Maret 2019. Yusmada mengatakan, sebagian satuan dan unit kerja perangkat daerah sudah mulai membangun drainase yang dimaksud. “Pelaksanaan oleh Dinas Perindustrian dan Energi,” ujar Yusmada. Adapun tujuan dari drainase vertikal ini, kata Yusmada, adalah untuk mengendalikan air hujan dan genangan. Air yang dimasukkan ke tanah nantinya bisa menjadi tabungan saat musim kemarau. “Pokoknya ini menjadi gerakan yang besar untuk menahan air itu supaya sungai-sungai kita enggak cepat meluap,” kata dia. Ditargetkan ada 1,8 juta drainase vertikal yang dibangun di Jakarta. Saat ini, Pemprov DKI baru membangun drainase vertikal di 6.500 titik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Setelah Gedung Milik DKI, Drainase Vertikal Sasar Gedung Swasta”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/03/11/16443361/setelah-gedung-milik-dki-drainase-vertikal-sasar-gedung-swasta.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Andri Donnal Putera

Check Also

Sungai Ciliwung di Kawasan Bukit Duri, Jakarta yang sebagian bantarannya sudah dinormalisasi, Jumat (18/8/2017). Di sepanjang bantaran yang sudah dinormalisasi juga dibangun jalan inspeksi.(KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Sungai Ciliwung Akan Jadi Destinasi Wisata

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan tengah menggodok implementasi rencana menjadikan Sungai Ciliwung …