Home / Kliping / Sejumlah Langkah DKI Cegah Stasiun MRT Jadi Sumber Kemacetan Baru
Suasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019). Progres pembangunan MRT hingga saat ini sudah mencapai 99,06 persen dan rencana operasi komersial diperkirakan di antara 24-31 Maret.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Suasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019). Progres pembangunan MRT hingga saat ini sudah mencapai 99,06 persen dan rencana operasi komersial diperkirakan di antara 24-31 Maret.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Sejumlah Langkah DKI Cegah Stasiun MRT Jadi Sumber Kemacetan Baru

JAKARTA, KOMPAS.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan, pihaknya memiliki sejumlah alternatif cara untuk mengatasi potensi kemacetan di stasiun moda raya terpadu (MRT). Sigit menyebutkan, alternatif itu salah satunya adalah mengintegrasikan moda transportasi massal. Dengan terintegrasinya MRT dengan jenis transportasi umum lain, diharapkan penumpang tak usah membawa kendaraan pribadi lagi. “Kami sekarang justru bagaimana menyiapkan integarsi trayek, makanya kami juga membuka trayek baru baik itu connecting hub MRT maupun daerah kawasan Tangerang, Depok Lebak Bulus,” kata Sigit di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/3/2019).

Alternatif selanjutnya yaitu memberikan pengelolaan stasiun kepada PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Sigit menyebut itu juga sudah termasuk dalam pelaksanaan pengadaan badan usaha jasa pengamanan. “Itu untuk memantau dan mengelola situasi kawasan stasiun dan itu ada kewajiban dalam rekomendasi AMDAL lalin baik di stasiun ataupun di jalur,” ujar dia. Sigit juga menyebutkan, pihak PT MRT Jakarta telah mempertimbangkan tentang lokasi penjemputan dan penurunan penumpang transportasi online. “Itu sudah dipertimbangkan juga, sudah di-approve sama MRT mana titik-titiknya,” ujar Sigit. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono sebelumnya mengingatkan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengintegrasikan MRT Jakarta dengan angkutan massal lainnya. Bambang khawatir, MRT menjadi sumber kemacetan baru. “Jangan sampai terjadi nanti, MRT yang kita harapkan mampu mengurai kemacetan malah menjadi sumber kemacetan baru,” kata Bambang dalam siaran pers, Jumat lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Sejumlah Langkah DKI Cegah Stasiun MRT Jadi Sumber Kemacetan Baru”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/03/18/19152821/sejumlah-langkah-dki-cegah-stasiun-mrt-jadi-sumber-kemacetan-baru.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik

Check Also

Suasana di Pulau D, pesisir hasil reklamasi di Teluk Jakarta, Kamis (13/6/2019).(KOMPAS.com/Vitorio Mantalean)

Anies Yakin Penerbitan IMB Pulau Reklamasi Tak Bermasalah 

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meyakini penerbitan izin mendirikan bangunan ( IMB) …