Home / Kliping / “Berapa Perusahaan sampai Pengadilan Gara-gara Pencemaran Lingkungan?”
Kunjungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta ke Kantor Kompas Gramedia pada Selasa (19/3/2019)(KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARI)
Kunjungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta ke Kantor Kompas Gramedia pada Selasa (19/3/2019)(KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARI)

“Berapa Perusahaan sampai Pengadilan Gara-gara Pencemaran Lingkungan?”

JAKARTA, KOMPAS.com –  Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menilai regulasi pengelolaan sampah bagi perusahaan-perusahaan di ibu kota masih sangat lemah. Kepala Bidang Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Djoko Rianto Budi mengatakan, perusahaan pelanggar sulit mendapatkan sanksi.  “(Regulasi) ada, cuma kembali, posisi kami lemah. Coba berapa perusahaan yang sampai ke pengadilan gara-gara (pencemaran) lingkungan? Jarang sekali. Paling kalau dia (perusahaan) menimbulkan pencemaran ekstrem, baru terkena sanksi,” kata Djoko, di Palmerah Barat, Jakarta Barat, Selasa (19/3/2019).

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Aturan tersebut, lanjut dia, telah mengatur kewajiban perusahaan mengelola sampah secara mandiri. Namun, perda tersebut belum mengatur mengenai sanksi, sehingga diperlukan pergub sebagai aturan turunannya.

“(Proses pergub) lagi di Biro Hukum. Biasanya seharusnya bulan kelima (selesai),” ujarnya.  Selain itu, perlu kesadaran para pelaku usaha untuk menangani persoalan pengelolaan sampah.  “Keberadaan perusahaan itu harus memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam hal tata kelola sampahnya dan skala amdal tidak ada pencemaran lingkungan dengan adanya perusahaan itu,” ujar Djoko.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “”Berapa Perusahaan sampai Pengadilan Gara-gara Pencemaran Lingkungan?””, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/03/19/21352201/berapa-perusahaan-sampai-pengadilan-gara-gara-pencemaran-lingkungan.
Penulis : Jimmy Ramadhan Azhari
Editor : Kurnia Sari Aziza

Check Also

Kondisi Bantaran Kali Ciliwung di Jalan Kebon Pala Tanah Rendah, Kampung Melayu, Jakarta Timur Pasca Pembersihan Reklamasi, Senin (19/8/2019).(KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI)

Harapan Warga dan Langkah Pemkot Setelah Pembongkaran Reklamasi Kali Ciliwung

JAKARTA, KOMPAS.com – Daratan buatan atau reklamasi di bantaran Kali Ciliwung, Jalan Kebon Pala Tanah …