Home / Kegiatan / Rapat Koordinasi Penyusunan Desain Besar Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) DKI Jakarta
IMG_8869

Rapat Koordinasi Penyusunan Desain Besar Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) DKI Jakarta

Jakarta, 21 Maret 2019. Rapat Koordinasi Penyusunan Desain Besar Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) DKI Jakarta diselenggarakan oleh Kedeputian Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata dengan tujuan  memperkenalkan konsep Desain Besar (Grand Design/GD) dan menyiapkan langkah-langkah penyusunan GD untuk KSPN DKI Jakarta. Rapat dipimpin oleh Plt. Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata dan dihadiri oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (Kementerian Pariwisata), Kabupaten Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Utara, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata, dan Staf Teknis Kedeputian Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata.

Dalam rapat tersebut, Bapak Hiramsyah S. Thaib selaku Ketua Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (Kementerian Pariwisata), menyampaikan sektor pariwisata merupakan salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Untuk Indonesia, sektor pariwisata diproyeksikan menjadi penyumbang devisa terbesar pada tahun 2020 dengan besaran ±20 Miliar USD. Sektor pariwisata dipercaya dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal tersebut telah dibuktikan oleh daerah-daerah yang berada di sekitar kawasan Danau Toba yang saat ini berstatus KSPN. Telah terjadi lonjakan PAD hingga 80% di daerah-daerah tersebut. Hal ini dapat dijadikan sebagai momentum baik bagi daerah-daerah lain di Indonesia, utamanya yang memiliki KSPN.

Saat ini, Kota Tua Jakarta dan Kepulauan Seribu telah ditetapkan dalam PP No. 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 – 2025 (RIPPARNAS) sebagai KSPN. Pada periode pembangunan 2015-2019, Kota Tua Jakarta dan Kepulauan Seribu menjadi satu dari 10 Destinasi Pariwisata yang diprioritaskan pengembangannya. Sebagai upaya percepatan pengembangan dua destinasi prioritas nasional tersebut, akan disusun Desain Besar (Grand Design/GD) KSPN DKI Jakarta.

GD adalah konsep penanganan suatu isu menggunakan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait. Komitmen dan konsensus antar pemangku kepentingan menjadi hal utama dalam GD. Secara umum, langkah penyusunan GD adalah: (i) Pendalaman isu, pemetaan stakeholder, dan penyepakatan roadmap penyusunan GD; (ii) Penentuan visi, misi, dan target; (iii) Penentuan strategi dan kebijakan; (iv) Penentuan rencana aksi dan roadmap implementasi GD; dan (v) Peluncuran dan sosialisasi.

Dalam penyusunan GD, akan dilakukan beberapa sesi rapat kerja dan 3 sesi konsultasi publik dengan detail sebagai berikut:

  • Rapat kerja dilakukan untuk menyiapkan materi serta menyempurnakan hasil konsultasi publik.
  • Sesi Konsultasi Publik I yang akan dilaksanakan pada akhir bulan April akan fokus pada pembahasan isu, stakeholder, visi, misi, serta peluncuran forum pariwisata DKI Jakarta. Forum tersebut merupakan wadah berkolaborasi bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar informasi, gagasan dan pengetahuan dalam mengembangkan KSPN DKI Jakarta.
  • Sesi Konsultasi Publik II direncanakan dilakukan pada bulan Mei yang membahas target dan strategi/kebijakan.
  • Sesi Konsultasi Publik III dijadwalkan pada bulan Juni dengan pembahasan penentuan rencana aksi dan roadmap pelaksanaan GD.

Sebagai bentuk tindak lanjut, peserta rapat yang hadir akan menjadi tim inti penyusunan GD KSPN DKI Jakarta dan akan melengkapi daftar stakeholder serta isu KSPN DKI Jakarta. Rapat selanjutnya akan fokus membahas detail roadmap penyusunan GD serta hal-hal yang perlu disiapkan dalam penyelenggaraan konsultasi publik I.

IMG_8872

Check Also

IMG_9495

Kunjungan Tim Sangga Buana (Babeh Idin)

Jakarta, 16 April 2019. Yayasan Sangga Buana hari ini melakukan kunjungan ke kantor Deputi Gubernur …