Home / Kegiatan / Pertemuan Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau
WhatsApp Image 2019-03-22 at 2.23.25 PM

Pertemuan Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau

Jakarta, 20 Maret 2019. Kedeputian Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup menyelenggarakan pertemuan berkala Forum Bangunan Gedung Hijau dengan dua pembahasan utama, yaitu (i) Perkembangan revisi Pergub DKI No. 38 Tahun 2012 tentang Bangunan Gedung Hijau ; dan (ii) Perkembanganpembangunan Kawasan Hijau Rusunawa Daan Mogot. Forum tersebut dibuka oleh Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup(TRLH), dan dihadiri oleh unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Dewan Riset Daerah/DRD, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman/DPRKP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/DPMPTSP, Dinas Perindustrian dan Energi/DPE, Dinas Lingkungan Hidup/DLH, Jaya, Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup/PKLH), BUMD Provinsi DKI Jakarta (PD PAM Jaya, PD PAL), dan LSM (Green Product Council Indonesia/GPCI, ICLEI, International Finance Corporation/IFC).

Revisi Pergub 38/2012 tentang Bangunan Gedung Hijau

Revisi Pergub 38/2012 tentang Bangunan Gedung Hijau dilakukan sebagai upaya memenuhi komitmen 30:30 DKI Jakarta, yaitu komitmen dalam mengurangi penggunaan energi, air, dan produksi CO2di tahun 2030 sebesar 30%. Saat ini, perkembangan rancangan revisi Pergub 38/2012 dalam proses perbaikan sesuai dengan masukan dari SKPD. Revisi Pergub tersebut ditargetkan untuk diluncurkan pada akhir bulan Juni 2019.

Perubahan utama dari revisi Pergub 38/2012 meliputi (i) klasifikasi bangunan yang diwajibkan mengikuti aturan revisi Pergub; dan (ii) persyaratan teknis bangunan berdasarkan klasifikasinya. Terkait klasifikasi bangunan, revisi Pergub 38/2012 tidak lagi mengatur bangunan berdasarkan fungsinya tetapi berdasarkan skalanya, yaitu:

  • Bangunan besardengan luasan diatas 20.000 m2 atau bangunan dengan jumlah lantai diatas 8 lantai.
  • Bangunan sedangdengan luasan 5.000 hingga 20.000 m2atau bangunan dengan jumlah lantai maksimal 8 lantai; dan
  • Bangunan huniandengan luasan lebih besar dari 350 m2.

Klasifikasi bangunan tersebut berlaku untuk bangunan yang berfungsi sebagai (i) hunian; (ii) usaha; (iii) sosial budaya (sekolah, rumah sakit, dll); dan (iv) campuran/mixed use. Sebagai perbandingan, Pergub 38/2012 yang saat ini berlaku hanya mengatur bangunan dengan lingkup: (i) bangunan besar dengan luasan diatas 50.000 m2; (ii) rumah sakit dan hotel dengan luasan diatas 20.000 m2; dan sekolah dengan luasan diatas 10.000 m2.

Dalam hal persyaratan teknis, revisi Pergub 38/2012 membedakan jumlah persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh setiap klasifikasi bangunan, yaitu: (i) bangunan besar diwajibkan memenuhi 19 persyaratan teknis; (ii) bangunan sedang diwajibkan memenuhi 12 persyaratan teknis; dan (iii) bangunan hunian diwajibkan memenuhi 5 persyaratan teknis. Revisi Pergub 38/2012 tersebut berlaku bagi seluruh bangunan-bangunan baru, dan akan disempurnakan lebih lanjut agar pada tahun 2022 dapat diberlakukan juga untuk bangunan-bangunan eksisting. Melalui pelaksanaan revisi Pergub tersebut, diproyeksikan DKI Jakarta dapat menghemat penggunaan air hingga 14 kali lebih tinggi daripada target komitmen 30:30, dan penghematan energi hingga 1,2 kali lebih tinggi daripada target komitmen 30:30.

Diusulkan rancangan revisi Pergub 38/2012 tentang Bangunan Gedung Hijau dilengkapi dengan: (i) pasal peralihan yang memuat penyesuaian pengaturan tindakan hukum selama masa transisi pemberlakukan revisi Pergub baru, terutama bagi pelaku yang telah memulai proses pengurusan izin pembangunan; dan (ii) pasal mengenai sistem pemantauan bangunan gedung hijau.

Kawasan Hijau Rusunawa Daan Mogot

Terkait perkembangan pembangunan Kawasan Hijau Rusunawa Daan Mogot, terdapat 4 tower rusunawa (tower 1-2 dan tower 6-7) yang pembangunannya telah mencapai 40%. Sementara itu, tower 3-4-5 belum dibangun karena masih menunggu terbitnya izin lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup. Target pembangunan di Kawasan Hijau Rusunawa Daan Mogot adalah sebagai berikut:

  • Target tahun 2019:(i) Tower 1-2 (PT. Mulia Karya Gemilang/MGK); (ii) Tower 6-7 (PT. Kepland); dan (iii) Halaman/LandscapeMasjid Raya Jakarta (Dinas PRKP).
  • Target tahun 2020:(i) taman kanak-kanak dan sekolah (Dinas Pendidikan); dan (ii) waduk (Dinas SDA bekerjasama dengan PD. PAM Jaya).
  • Target tahun 2021:(i) Tower 3-4-5 (PT. Sampoerna Land); (ii) pertokoan/pasar dan foodcourt (Dinas PRKP).
  • Target tahun 2022:(i) Pos Pemadam Kebakaran (Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan/Gulkarmat); dan (ii) Rumah sakit tipe D (Dinas Kesehatan).

Hal yang perlu menjadi perhatian dalam pembangunan Kawasan Hijau Rusunawa Daan Mogot adalah percepatan penerbitan analisis dampak lingkungan (Amdal)  dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk beberapa bangunan di kawasan hijau rusunawa Daan Mogot.

 

WhatsApp Image 2019-03-22 at 2.22.28 PM

Check Also

IMG_9914

Diskusi Pojok Iklim: Green Growth and Sustainability

Jakarta, 15 Mei 2019. Pojok Iklim merupakan kelompok kerja/forum yang dibentuk untuk mendukung Dewan Pertimbangan Pengendalian …