Home / Kliping / Bercocok Tanam ala Warga Kampung Akuarium di Selter
Pekarangan shellter rumah sementara warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (11/4/2019) yang ditanami oleh berbagai tanaman. (Kompas.com / Tatang Guritno)
Pekarangan shellter rumah sementara warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (11/4/2019) yang ditanami oleh berbagai tanaman. (Kompas.com / Tatang Guritno)

Bercocok Tanam ala Warga Kampung Akuarium di Selter

JAKARTA, KOMPAS.com – Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara kini terlihat lebih “hijau”. Perkarangan di selter atau rumah sementara bagi warga dipenuhi berbagai tanaman. warga sejak Juli 2018 lalu.  Koordinator Comunity Action Plan Kampung Akuarium Dharma Diani mengatakan, kegiatan bercocok tanam warga Kampung Akuarium sudah dimulai sejak Juli 2018. “Sejak selter jadi itu, sekitar 2 atau 3 bulan berikutnya kami mulai coba-coba menanam. Awalnya karena iseng aja enggak ada kerjaan, tapi ternyata cukup menghasilkan,” kata Diani, Kamis (11/4/2019).   Diani menjelaskan, penanaman awal menggunakan batang singkong, rebung, dan kacang panjang. “Memang awalnya untuk mengajak warga agak susah. Pada cuek. Tapi setelah ada hasilnya baru tuh pada mau ikut,” tambah Diani.

Setelah beberapa warga mulai lakukan penghijauan dengan menanam di pekarangan, Diani kemudian mengajukan proposal ke Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta. “Lalu kami dapat bantuan seperti bibit tanaman produktif, dan tanaman obat untuk keluarga (Toga), lalu kita sebar ke tiap-tiap rumah untuk dirawat,” jelasnya. Warga lain bernama Susiani (60) mengaku melakukan penanaman supaya suasana rumah tidak gersang dan panas. “Kalau ada tanaman begini jadi lebih dingin. Soalnya kalau siang suasana panas. Selain itu saya juga hobi, jadi senang aja menjalankannya,” sebut Susiani yang menanam sirih, nangka, sirsak, dan jambu air.

Kepada Kompas.com, Susiani juga menunjukan tanaman bunganya seperti bunga matahari, dan mawar. “Ini sampai penuh tanaman, saya sampai bingung mau menaruh di mana lagi,” katanya sambil menunjukan depan pekarangannya sudah penuh dengan tanaman.

Hasil tanam

dijual Penanaman di Kampung Akuarium nampaknya juga berdampak pada ekonomi warga. Seperti Sapati (70) yang menjual hasil tanamnya ke pasar. “Saya menanam timun suri, cabai, singkong, macam-macam. Hasilnya lumayan kalau dijual, bisa Rp 50.000. Hari ini saja saya dapat Rp 100.000 dari jualan timun suri,” tuturnya. Sebagai informasi Pemerintah Kota Jakarta Utara berencana mengadakan acara pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara 27 April nanti. Menurut Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Utara Suroto, Kampung Akuarium dipilih karena merepresentasikan tema yang diusung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yakni ‘Wajah Baru Jakarta’. Wajah baru tersebut salah satu ukurannya adalah adanya selter dan penghijauan yang dilakukan warga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Bercocok Tanam ala Warga Kampung Akuarium di Selter”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/04/12/06254621/bercocok-tanam-ala-warga-kampung-akuarium-di-selter.
Penulis : Tatang Guritno
Editor : Dian Maharani

Check Also

Sungai Ciliwung di Kawasan Bukit Duri, Jakarta yang sebagian bantarannya sudah dinormalisasi, Jumat (18/8/2017). Di sepanjang bantaran yang sudah dinormalisasi juga dibangun jalan inspeksi.(KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Sungai Ciliwung Akan Jadi Destinasi Wisata

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan tengah menggodok implementasi rencana menjadikan Sungai Ciliwung …