Home / Kegiatan / Kunjungan Tim Sangga Buana (Babeh Idin)
IMG_9495

Kunjungan Tim Sangga Buana (Babeh Idin)

Jakarta, 16 April 2019. Yayasan Sangga Buana hari ini melakukan kunjungan ke kantor Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (TRLH) dengan tujuan berdiskusi mengenai ide/gagasan konservasi Daerah Aliran Sungai di DKI Jakarta. Sangga Buana merupakan yayasan yang didirikan oleh Haji Chaerudin (alias Babeh Idin) pada tahun 1998 dengan tujuan pelestarian alam. Salah satu capaian yang dikenal dari Sangga Buana adalah pengelolaan bantaran Sungai Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang saat ini telah menjadi kawasan hutan kota.

Dalam diskusi tersebut, Babeh Idin menyampaikan bahwa sungai merupakan sumber tumbuhnya peradaban dan budaya manusia. Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan sungai adalah sampah. Sangga Buana telah berhasil menerapkan konsep pengelolaan sampah berbasis komunitas di bantaran Sungai Pesanggrahan. Konsep tersebut telah mampu menciptakan kawasan sungai lebih bersih, menciptakan  lapangan pekerjaan bagi penduduk di sekitar sungai, serta yang terpenting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem sungai.

Selain pengelolaan sampah, hal lain yang sempat dibahas dalam diskusi adalah peran besar pohon bambu dalam mendukung ekosistem sungai. Pohon bambu secara ilmiah telah terbukti sebagai salah satu pohon yang memiliki banyak fungsi ekologis, seperti meresap residu-residu berbahaya yang terkandung dalam air, sumber makanan bagi ikan, dan lainnya. Bambu juga dapat digunakan sebagai bahan-bahan pendukung ekonomi kreatif masyarakat bantaran sungai (contoh: bahan bangunan, bahan pakaian dan lainnya). Saat ini, beberapa asosiasi bambu/penggiat bambu dari luar negeri tertarik untuk bekerjasama dengan Sangga Buana baik dalam hal bisnis konservasi (environmental entrepreneur), maupun penelitian mengenai bambu.

Menanggapi berbagai gagasan yang disampaikan Babeh Idin, Deputi TRLH mengusulkan diselenggarakannya suatu forum diskusi yang membahas mengenai upaya-upaya konservasi DAS. Pembahasan dalam forum diskusi tersebut seperti namun tidak terbatas pada naturalisasi sungai, pengelolaan sampah di bantaran sungai, peluang bisnis konservasi (environmental entrepreneur), dan sebagainya. Diharapkan forum diskusi tersebut dapat menjadi wadah untuk bertukar informasi dan pengalaman,  memperluas jejaring, serta berinovasi.

IMG_9494

Check Also

IMG_6577

Dialog Publik Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN)

Jakarta, 16 Mei 2019. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS menyelenggarakan Dialog Publik Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dalam …