Home / Kegiatan / Kunjungan Lapangan Setu Babakan
WhatsApp Image 2019-04-18 at 4.54.01 PM

Kunjungan Lapangan Setu Babakan

Jakarta, 18 April 2019. Plt. Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata beserta jajarannya melakukan kunjungan lapangan ke Setu Babakan yang merupakan salah satu aset Pemprov DKI, terutama sebagai kawasan pariwisata. Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan dan jajaran.

WhatsApp Image 2019-04-18 at 4.53.57 PM

WhatsApp Image 2019-04-18 at 4.54.02 PM-2

Sebagai pusat kebudayaan betawi, Setu Babakan memiliki luas kurang lebih 289 Hektar yang 30% luasannya (87 Hektar) dikelola oleh berbagai Satuan Kerja Perangkat Kerja (SKPD) Pemprov DKI. UPK PBB Setu Babakan sebagai perpanjangan tangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, bertanggung jawab pada pengelolaan kawasan, terutama dalam hal pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya betawi Setu Babakan.

WhatsApp Image 2019-04-18 at 4.54.05 PM

Beberapa hal yang tersedia di kawasan PBB Setu Babakan seperti museum budaya betawi, replika rumah-rumah adat betawi, gedung teater, dan lainnya. Dalam hal fisik, UPK PBB Setu Babakan telah memiliki dokumen pengembangan tapak (urban design) kawasan Setu Babakan. Beberapa hal yang saat ini sedang dibangun berdasarkan dokumen tersebut antara lain (i) zona living museum yang akan menunjukkan kegiatan sehari-hari suku betawi; dan  (ii) zona kuliner betawi. UPK PBB Setu Babakan juga menyampaikan kebutuhan akan lahan parkir bagi pengunjung karena selama ini menggunakan badan jalan.

Permasalahan utama pengelolaan kawasan PBB Setu Babakan, yaitu: (i) belum berfungsinya Forum Pengkajian dan Pengembangan (FORJIBANG) secara optimal; (ii) banyaknya stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan kawasan Setu Babakan; dan (iii) belum optimalnya pemasaran pariwisata Setu Babakan. Menanggapi permasalahan tersebut, kedeputian Budpar menyampaikan beberapa solusi untuk dipertimbangkan, yaitu: (i) evaluasi dan penguatan fungsi FORJIBANG sebagai kurator dalam pengembangan budaya betawi di kawasan Setu Babakan; (ii) pemberian wewenang pengelolaan kawasan PBB Setu Babakan kepada 1 instansi/lembaga; dan (iii) pemetaan potensi ekonomi, sosial dan budaya kawasan Setu Babakan untuk mendukung fungsinya sebagai destinasi pariwisata.

WhatsApp Image 2019-04-18 at 4.54.03 PM

WhatsApp Image 2019-04-18 at 4.54.00 PM

 

Check Also

WhatsApp Image 2019-07-11 at 21.20.43

Hari Keempat – 2019 Urban Resilience Summit

Rotterdam, 11 Juli 2019. Kegiatan 2019 Urban Resilience Summit ini merupakan ajang berbagi kesempatan bagi para pesertanya …