Home / Kliping / Pemprov DKI Akan Bangun Sentra Garam di Pulau Sabira
Pulau Sebira dengan pemandangan khas Mercusuar Noordwachter peninggalan zaman Belanda di Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (9/9/2015). Sebagian besar penduduk pulau ini bekerja sebagai nelayan. (KOMPAS/LASTI KURNIA)
Pulau Sebira dengan pemandangan khas Mercusuar Noordwachter peninggalan zaman Belanda di Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (9/9/2015). Sebagian besar penduduk pulau ini bekerja sebagai nelayan. (KOMPAS/LASTI KURNIA)

Pemprov DKI Akan Bangun Sentra Garam di Pulau Sabira

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun sentra pengrajin garam di Pulau Sabira yang merulakan pulau terluar di Kepulauan Seribu. Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kabupaten Kepulauan Seribu Melinda Sagala mengatakan, sentra garam ditujukan membantu para produsen ikan asin di sana. “Kalau enggak ada aktivitas, ngapain, enggak ada gunanya. Nanti garam tersebut akan digunakan masyarakat untuk ikan, harapannya enggak beli dari darat,” kata Melinda kepada wartawan, Kamis (18/4/2019).

Melinda menyampaikan, selama ini penghasil ikan asin mesti membeli garam dari daratan Jakarta untuk mengasinkan ikan yang didapat dari nelayan. Menurut Melinda, hingga kini belum ada sentra pengrajin garam di Pulau Sabira. Padahal, ia menilai Pulau Sabira merupakan lokasi yang potensial untuk sentra garam. “Belum ada sama sekali, padahal potensinya bagus kan? Bahan baku air garam yang enggak habis-habisnya,” ujar Melinda. Menurut rencana, sentra garam tersebut dibangun mulai tahun depan. Saat ini, Pemprov DKI masih mengkaji wacana pendirian sentra garam di Pulau Sabira.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pemprov DKI Akan Bangun Sentra Garam di Pulau Sabira”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/04/18/17470171/pemprov-dki-akan-bangun-sentra-garam-di-pulau-sabira.
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Icha Rastika

Check Also

Petugas Satpol PP melalui dua back hoe membongkar bangunan semi permanen yang berada di area bantaran aliran Sungai Ciliwung di RW 01 Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2017). Setelah bangunan diratakan dengan tanah, Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) akan memulai memasang sheet pile sebagai lanjutan proyek normalisasi Ciliwung.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Normalisasi Ciliwung, DKI Bebaskan 118 Bidang Tanah Akhir Tahun Ini

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini mengatakan, pihaknya akan membebaskan …