Home / Kliping / Ketua DPRD DKI Tagih Aturan Larangan Plastik di Jakarta
Ilustrasi sampah plastik di pantai (Utopia_88)
Ilustrasi sampah plastik di pantai (Utopia_88)

Ketua DPRD DKI Tagih Aturan Larangan Plastik di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menagih penerapan aturan larangan plastik kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Soalnya, hingga saat ini aturan itu tak kunjung diterbitkan. “Itu kan urusan ranahanya Pak Gubernur, coba nanti saya berkomunikasi dengan Pak Gubernur,” kata Prasetio di DPRD DKI Jakarta, Senin (22/4/2019). Menurut Prasetio, DKI perlu aturan yang jelas soal penggunaan plastik sekali pakai. Jika tidak diatur, dikhawatirkan sampah plastik akan menjadi masalah besar bagi DKI

“Karena banyak sekali (contohnya), kita sudah ada MRT, kalau itu orang sembarangan buang tidak ditegaskan, tidak ada pergubnya, kan jadi abu-abu,” kata dia. Sejak pertama kali didengungkan pada November 2018, peraturan gubernur (Pergub) tentang larangan penggunaan plastik sekali pakai tak kunjung diterbitkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pergub itu tadinya akan diberlakukan pada Januari 2019. Adapun masa sosialisasinya sebelum penindakan berlaku efektif, enam bulan sejak pergub diterbitkan. Informasi terakhir, penggunaan kantong plastik akan dikenakan denda sebesar Rp 5 juta hingga Rp 25 juta. Denda tersebut akan berlaku bagi pengusaha yang masih memproduksi plastik, pengelola tempat perbelanjaan yang masih menyediakan kantong plastik, maupun pedagang di pasar yang masih menggunakan kantong plastik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Ketua DPRD DKI Tagih Aturan Larangan Plastik di Jakarta”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/04/22/21501911/ketua-dprd-dki-tagih-aturan-larangan-plastik-di-jakarta.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik

Check Also

Petugas Satpol PP melalui dua back hoe membongkar bangunan semi permanen yang berada di area bantaran aliran Sungai Ciliwung di RW 01 Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2017). Setelah bangunan diratakan dengan tanah, Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) akan memulai memasang sheet pile sebagai lanjutan proyek normalisasi Ciliwung.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Normalisasi Ciliwung, DKI Bebaskan 118 Bidang Tanah Akhir Tahun Ini

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini mengatakan, pihaknya akan membebaskan …