Home / Kegiatan / menerima audiensi dari AEON Environmental Foundation
magrov (1)

menerima audiensi dari AEON Environmental Foundation

magrov (2) magrov (1)

Jakarta, 23 April 2019. Kedeputian Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup menerima audiensi dari AEON Environmental terkait kegiatan penanaman mangrove tahap II di DKI Jakarta. Kerjasama penanaman mangrove antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan AEON Environmental Foundation akan berlangsung selama tiga tahun (2018-2020) melalui penandatanganan Letter of Intent oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta dan Chairman AEON Environmental Foundation pada tanggal 27 Maret 2018.

Penanaman mangrove tahun 2018 telah dilaksanakan pada tanggal 28 September 2018 di Kawasan Elang Laut, PIK. Kegiatan tersebut telah melibatkan lebih dari 1.000 sukarelawan, yang terdiri atas 500 WN Jepang dan 500 WNI untuk menanam 10.000 bibit pohon bakau. Perwakilan dari Indonesia antara lain dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, komunitas pecinta lingkungan, dan siswa-siswi Gerakan Pramuka Saka Kalpataru.

Acara seremoni dan penanaman mangrove tahun 2019 direncanakan akan dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juli 2019. Diawali dengan acara makan malam pada Jumat, 12 Juli 2019. Lokasi penanaman berada tepat di sebelah lokasi penanaman tahun 2018. Jumlah peserta penanaman tahun 2019 direncanakan masih sama, yaitu 1.000 orang sukarelawan (500 WN Jepang dan 500 WNI) untuk menanam 10.000 bibit mangrove.

Persiapan penanaman mangrove sedang dilaksanakan, yaitu pembersihan area tanam dari eceng gondok, pembelian perlengkapan yang dibutuhkan, serta pembuatan guludan dan jembatan yang dimulai awal April 2019 dan diharapkan dapat selesai pada Juni 2019.

Permasalahan yang ditemui adalah mangrove hasil penanaman tahun 2018 telah tumbuh setinggi 80-100 cm, namun kondisi tanah tempat pertumbuhan mangrove sangat kering (foto terlampir). Hal tersebut menyebabkan pertumbuhan gulma menjadi lebat dan mengancam keberlangsungan hidup pohon mangrove. Pemeliharaan yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan hanya dilaksanakan dengan SDM terbatas. Telah dilakukan koordinasi ke Dinas Sumber Daya Air untuk membantu pengaturan tinggi muka air sehingga menjamin tersedianya air bagi tanaman mangrove tersebut, dan telah dibuat bendungan sementara, namun belum berhasil menambah tinggi air.

Akan dilaksanakan rapat lanjutan membahas teknis pelaksanaan penanaman mangrove dan konsep Instruksi Gubernur mengenai dukungan pelaksanaan seremonial kegiatan pada 21 Mei 2019.

Check Also

IMG-20190812-WA0018

Lokakarya Program Ambitious City Promises/Ikhtiar Jakarta: Peran Komunitas Keagamaan

Bogor, 8 Agustus 2019. Yayasan ICLEI – Local Government for Sustainability menyelenggarakan lokakarya dalam rangka merumuskan aksi prioritas, target, dan …