Home / Kliping / Jaksel Banjir, Wali Kota: Bersyukur karena Ciliwung Sudah Diturap
Dari data yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, ada 17 titik banjir pada hari ini. Tiga dari 17 titik itu ada di Jakarta Selatan. Tiga titik genangan yaitu di RW 01 Kelurahan Pangadegan, RW 10 Kelurahan Kebon Baru, dan RW 01 Kelurahan Manggarai. Rata-rata ketinggian air mencapai 10 cm sampai 100 cm.
Dari data yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, ada 17 titik banjir pada hari ini. Tiga dari 17 titik itu ada di Jakarta Selatan. Tiga titik genangan yaitu di RW 01 Kelurahan Pangadegan, RW 10 Kelurahan Kebon Baru, dan RW 01 Kelurahan Manggarai. Rata-rata ketinggian air mencapai 10 cm sampai 100 cm.

Jaksel Banjir, Wali Kota: Bersyukur karena Ciliwung Sudah Diturap

JAKARTA, KOMPAS.com – Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali menanggapi fenomena banjir di beberapa titik di Jakarta Selatan karena luapan Kali Ciliwung yang terjadi pada Rabu (24/4/2019). Menurut dia, kondisi ini jauh lebih baik karena pemerintah telah membangun turap di beberapa titik yang dinilainya mampu menahan luapan Kali Ciliwung  “Bersyukur karena Kali Ciliwung sekarang sudah diturap jadi saya sekarang mengatakan kalau itu tidak dilakukan maka boleh jadi keadaan lebih sengsara,” ujar Marullah saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/4/2019).

Menurut dia, turap tersebut mampu menahan luapan kali sehingga banjir yang terjadi sekarang tidak terlalu tinggi dan cepat surut.  “Alhamdulillah enggak sampai tinggi tinggi sekali di beberapa tempat bahkan satu meter itu enggak lama, sebentar sekali. Lebih banyak 40 cm saya monitor itu,” kata dia. Pembangunan turap, lanjut dia, dilakukan sejak pemerintahan yang lalu. Dia pun menyebut beberapa lokasi yang sudah dibangun turap di kawasan Jakarta Selatan. “Sudah banyak terutama di daerah daerah kalau kita mau masuki mulai dari daerah Pancoran mulai daerah Rawa Jati sudah ada dan ada lagi di beberapa titik lain,” ucap Marullah. Kendati demikian, Marullah mengakui mustahil apabila banjir tidak terjadi sama sekali. Sebab, beberapa rumah memang dibangun di dataran lebih rendah. Oleh karena itu, pemerintah mencegahnya dengan membangun turap di beberapa titik dan mengimbau warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung untuk pindah. “Memang tidak akan bisa menyatakan bahwa banjir habis, hilang sama sekali karena luapan air Ciliwung dari dulu memang segitu sementara beberapa rumah berada di level dibawah itu semuanya,” ucap dia.

Dari data yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, ada 17 titik banjir pada hari ini. Tiga dari 17 titik itu ada di Jakarta Selatan. Tiga titik genangan yaitu di RW 01 Kelurahan Pangadegan, RW 10 Kelurahan Kebon Baru, dan RW 01 Kelurahan Manggarai. Rata-rata ketinggian air mencapai 10 cm sampai 100 cm.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Jaksel Banjir, Wali Kota: Bersyukur karena Ciliwung Sudah Diturap”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/04/24/21375191/jaksel-banjir-wali-kota-bersyukur-karena-ciliwung-sudah-diturap.
Penulis : Walda Marison
Editor : Icha Rastika

Check Also

Sungai Ciliwung di Kawasan Bukit Duri, Jakarta yang sebagian bantarannya sudah dinormalisasi, Jumat (18/8/2017). Di sepanjang bantaran yang sudah dinormalisasi juga dibangun jalan inspeksi.(KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Sungai Ciliwung Akan Jadi Destinasi Wisata

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan tengah menggodok implementasi rencana menjadikan Sungai Ciliwung …