Home / Kegiatan / Menerima Kunjungan PT. PLN
IMG_0052

Menerima Kunjungan PT. PLN

Jakarta, 12 Juni 2019. Hari ini kantor Kedeputian Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (TRLH) menerima kunjungan dari PT. PLN dalam rangka membahas beberapa hal, yaitu: (i) isu polusi udara DKI Jakarta yang diindikasikan berasal dari pembangkit listrik yang berada di wilayah Jakarta; dan (ii) potensi kerjasama dengan Pemprov DKI. Kunjungan tersebut diterima oleh Deputi Gubernur Bidang TRLH dan dihadiri oleh beberapa petinggi PT. PLN.

Dalam diskusi, PT. PLN menyampaikan bahwa listrik DKI Jakarta berasal dari pembangkit listrik yang berada di Muara Karang, Priok, dan Lontar. Pembangkit listrik tersebut telah mendapatkan penghargaan PROPER HIJAU, yaitu Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan yang dikembangkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) sejak tahun 1995. Dari ketiga lokasi pembangkit listrik (Muara Karang, Priok, dan Lontar), hanya pembangkit listrik di Muara Karang dan Priok yang berada di wilayah DKI Jakarta dan seluruhnya tidak menggunakan batubara sebagai bahan bakar. Daftar pembangkit listrik di Muara Karang dan Priok adalah:

  • (i) Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang Kapasitas 1.219 MW.
  • (ii) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Muara Karang, kapasitas 400 MW.
  • (iii) Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Priok Kapasitas 2800 MW.

Sementara itu, pembangkit listrik yang berada di Lontar, Provinsi Banten, disampaikan menggunakan batubara. Namun dengan lokasi yang berada 70 Km dari DKI Jakarta, sebaran emisi udara PLTU tidak dapat menjangkau hingga DKI Jakarta. Disampaikan jarak terjauh sekitar 30 Km.

Menindaklanjuti hal tersebut, PT. PLN bermaksud mengadakan forum yang mengundang seluruh pemangku kepentingan terkait untuk mengklarifikasi isu polusi udara yang berasal dari pembangkit listrik, serta menjelaskan upaya penurunan emisi yang sedang diterapkan oleh PT. PLN dalam memproduksi listrik/energi.

Selain pembahasan isu polusi udara, turut dibahas potensi kerjasama antara PT. PLN dengan Pemprov DKI Jakarta mengenai beberapa hal, antara lain:

  • Dukungan PT. PLN terhadap program Ikhtiar Jakarta atau Ambitious City Promises (ACP) dalam mewujudkan kawasan hijau atau kawasan rendah energi di DKI Jakarta. Program tersebut merupakan program hasil kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Yayasan ICLEI – Local Government for Sustainability, serta Majelis Ulama Indonesia. Salah satu contoh bentuk dukungan yang dapat diberikan PT. PLN adalah penyediaan panel surya untuk rumah ibadah.
  • Pemanfaatan Fly Ash atau abu sisa pembakaran batubara dari PLTU sebagai bahan bangunan (alternatif semen).

Sejalan dengan itu, PT. PLN akan diundang dalam forum energi dan forum bangunan gedung hijau yang diselenggarakan secara berkala oleh Kedeputian TRLH dalam rangka mendalami potensi kerjasama tersebut.

Check Also

EBT (2)

acara The Opening Ceremony Of The 8th Indonesia EBTKE Conex 2019

Jakarta, 6 November 2019. Sebagai tindak lanjut dari disposisi Gubernur DKI Jakarta, Asisten Deputi Gubernur …