Home / Kliping / Anies: Bayangkan bila Kami Tak Hentikan Reklamasi, 17 Pulau Terbangun…
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (24/1/2019).(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (24/1/2019).(KOMPAS.com/NURSITA SARI)

Anies: Bayangkan bila Kami Tak Hentikan Reklamasi, 17 Pulau Terbangun…

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku masih konsisten melaksanakan janji kampanyenya menghentikan reklamasi. Hal ini ia sampaikan menyusul ramainya penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) di pulau reklamasi.  “Semua kebijakan yang kita buat sesuai janji kami, yaitu (1) menghentikan reklamasi dan (2) untuk lahan yang sudah terjadi dimanfaatkan untuk kepentingan publik. Itulah janji kami, dan kami konsisten memegang dan melaksanakan janji itu,” ujar Anies dalam siaran persnya, Kamis (13/6/2019).

Menurut Anies, kegiatan reklamasi sudah dihentikannya dengan mencabut izin reklamasi. Sebanyak 13 pulau reklamasi kini tak jadi dibangun. “Bayangkan bila kami tidak menghentikan reklamasi, maka kini sudah akan terbangun 17 Pulau, seluas Kabupaten Sukabumi, di Teluk Jakarta,” katanya.  Menurut Anies, kawasan reklamasi dulunya tertutup dan eksklusif.

Namun, di bawah kepemimpinannya, publik bisa mengakses empat pulau yang sudah terlanjur dibangun. “Bahkan sekarang, kita akan punya pantai yang terbuka untuk umum dan bisa dinikmati oleh semua warga,” ujar Anies.  Anies mengaku menjunjung tinggi prinsip keadilan dan good governance.

Ia meyakini langkahnya menghentikan reklamasi. Namun, menerbitkan IMB bagi bangunan yang terlanjur berdiri telah dilaksanakan konsisten sesuai janji. “Dengan cara seperti ini, kami percaya bahwa janji bisa terlaksana dengan baik dan akan tercipta kepastian hukum bagi semua. Kita ingin semua yang berkegiatan di Jakarta bisa belajar dari kasus ini untuk selalu mengikuti semua prosedur dengan benar dan tertib,” katanya.  Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan IMB untuk 932 gedung yang telah didirikan di Pulau D hasil reklamasi di pesisir utara Jakarta.

Di Pulau D, terdapat 932 bangunan yang terdiri dari 409 rumah tinggal dan 212 rumah kantor (rukan). Ada pula 311 rukan dan rumah tinggal yang belum selesai dibangun. Bangunan-bangunan itu sempat disegel oleh Anies pada awal Juni 2018 karena disebut tak memiliki IMB.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Anies: Bayangkan bila Kami Tak Hentikan Reklamasi, 17 Pulau Terbangun…”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/06/13/20302381/anies-bayangkan-bila-kami-tak-hentikan-reklamasi-17-pulau-terbangun.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Kurnia Sari Aziza

Check Also

Petugas Satpol PP melalui dua back hoe membongkar bangunan semi permanen yang berada di area bantaran aliran Sungai Ciliwung di RW 01 Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2017). Setelah bangunan diratakan dengan tanah, Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) akan memulai memasang sheet pile sebagai lanjutan proyek normalisasi Ciliwung.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Normalisasi Ciliwung, DKI Bebaskan 118 Bidang Tanah Akhir Tahun Ini

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini mengatakan, pihaknya akan membebaskan …