Home / Kliping / Jakarta Less Waste Initiative, Cara Pelaku Usaha Berkontribusi Kurangi Sampah Ibu Kota
Dua dari Kanan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih (Batik Hitam), Kepala Seksi Bina Peritel Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Agus Supriyanto (Baju Putih) dan Praktisi Persampahan Waste4Change, M.Bijaksana Junerosano (Jaket coklat) dalam acara peluncuran program Jakarta Less Waste Initiative di JSC Hive, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2019).(KOMPAS.com / Walda Marison)
Dua dari Kanan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih (Batik Hitam), Kepala Seksi Bina Peritel Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Agus Supriyanto (Baju Putih) dan Praktisi Persampahan Waste4Change, M.Bijaksana Junerosano (Jaket coklat) dalam acara peluncuran program Jakarta Less Waste Initiative di JSC Hive, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2019).(KOMPAS.com / Walda Marison)

Jakarta Less Waste Initiative, Cara Pelaku Usaha Berkontribusi Kurangi Sampah Ibu Kota

JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengajak para pelaku usaha dari restoran hingga gedung perkantoran terlibat mengurangi sampah di ibu kota.  Pemprov DKI mengajak para pelaku usaha beradu ide dan inisiatif mengurangi sampah dalam ajang “Jakarta Less Waste Initiative”. “Jadi ada program ini kita akan berkompetisi inisiatif inisiatif seperti para stakeholder dalam hal ini buildings dan restoran itu akan mengambil peran dalam pengurangan sampah,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih saat ditemui di JSC Hive, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2019).

Andono menjelaskan para pelaku usaha yang tertarik terlibat mengurangi sampah bisa mendaftar di situs web telah disediakan. Untuk gedung bisa melalui situs web bit.ly/leswastebuilding_ind dan untuk pengusaha restoran bisa melalui bit.ly/lesswasteresto_ind. Nantinya, Dinas Lingkungan Hidup DKI akan menilai ide dan inisiatif yang dilakukan setiap pelaku usaha.

Penilaian mencangkup seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi. “Ya akan ada kuantitatif seberapa banyak sampah yang dikurang. Banyak-banyakan mengurangi ya, bukan menghasilkan sampah,” katanya. Dia mengatakan, banyak pelaku usaha yang merespon baik tergelarnya kompetisi ini. Hal tersebut terlihat ketika sebelumnya pihaknya mengundang 200 pelaku usaha untuk menyosialisasikan program ini.

“So far bagus (respons pelaku usaha). tetapi memang masih ada ruang untuk kita tingkatkan lagi animonya,” ujar Andono.  Nantinya, pemenang akan diumumkan pada November 2018 dan akan mendapatkan penghargaan yang telah disiapkan Pemprov DKI. “Jadi nanti ada penghargaan rekor kompetisi dari Pak Gubernur, itu nomor satu yang kedua nanti ada signage (piagam) untuk para champion (pemenang) ini di lokasi (gedung atau restoran) mereka. Ada signage mereka tanda ramah lingkungan baik sebagai building atau restoran,” katanya.

Piagam ramah lingkungan tersebut diyakini Andono dapat meningkatkan daya tarik konsumen sehingga dapat meningkatkan keuntungan. Dia berharap program tersebut bisa melibatkan banyak pelaku usaha di dapat mengurangi jumlah sampah Ibu Kota.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Jakarta Less Waste Initiative, Cara Pelaku Usaha Berkontribusi Kurangi Sampah Ibu Kota”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/06/13/21502701/jakarta-less-waste-initiative-cara-pelaku-usaha-berkontribusi-kurangi.
Penulis : Walda Marison
Editor : Kurnia Sari Aziza

Check Also

Proses Pengerukan Sedimen Lumpur di Waduk Pluit(KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARI)

Endapan Lumpur Tebal, Pengerukan Waduk Pluit Diperkirakan Rampung November

JAKARTA, KOMPAS.com – Pelaksana Pemeliharaan Waduk Pluit Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Ika Agustin …