Home / Kegiatan / Rapat Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau
WhatsApp Image 2019-06-27 at 7.46.20 PM

Rapat Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau

Jakarta, 26 Juni 2019. Kedeputian Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (TRLH) menyelenggarakan rapat berkala Forum Bangunan Gedung Hijau (BGH) untuk membahas beberapa hal, yaitu: (i) Perkembangan implementasi Ingub 30/2017 tentang percepetan Pengembangan Kawasan Rusunawa Daan Magot (ii) Paparan dari Citynet: Building the Community for Low Carbon Society in Daan Mogot Green Zone.

Rapat tersebut dipimpin oleh Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, didampingi oleh Staf Asisten Deputi Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup. Hadir dari dalam pertemuan tersebut unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman/PRKP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan/Gulkarmat, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian/DKPKP, Dinas Kesehatan/Dinkes, Biro Hukum, Jakarta Smart City, PD. PAM Jaya), non-pemerintah (CitynetInternational Finance Coorperation/IFC, Green Building Council Indonesia/GBCI, yayasan KARINA), dan PT. PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya.

Terkait perkembangan pembangunan kawasan hijau Rusunawa Daan Mogot, diperoleh informasi bahwa dari 7 rusun yang akan dibangun, terdapat 4 rusun yang akan selesai pembangunannya pada kuartal terakhir 2019, dan diresmikan awal 2020. Sedangkan 3 rusun lainnya, ditargetkan selesai pada tahun 2021. Selain pembangunan rusun, kawasan hijau Rusunawa Daan Mogot juga akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti waduk, taman kanak-kanak dan sekolah dasar, rumah sakit tipe D, pasar, pujasera, dan pos pemadam kebakaran. Keseluruhan fasilitas tersebut ditargetkan selesai paling lambat pada tahun 2022. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pembangunan kawasan hijau Rusunawa Daan Mogot adalah ketersediaan air bersih dan integrasi desain bangunan ramah lingkungan. Direncanakan sumber air bersih berasal dari waduk yang memanfaatkan air hujan dan penyaringan air Sungai Mookervat. Seiring menunggu selesainya pembangunan waduk, sumber air bersih akan diambil dari air sumur dalam (deepwell). Dalam hal desain bangunan, penyesuaian desain bangunan dengan standar bangunan gedung hijau yang berlaku (contoh: EDGE atau Greenship) akan berguna untuk: (i) meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan energi, air, dan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di kawasan tersebut; dan (ii) menjadikan kawasan Hijau Daan Mogot sebagai pusat pembelajaran kota lain di Indonesia (centre of excellence).

Dalam mendukung terwujudnya Kawasan Hijau Daan Mogot, Yayasan Citynet menawarkan kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta di bidang peningkatan kapasitas masyarakat untuk berperilaku ramah lingkungan dan rendah emisi (Building the Community for Low Carbon Society in Daan Mogot Green Zone). Kegiatan tersebut direncanakan untuk dimulai dari Bulan Juli – Desember 2019, dan diusulkan dikoordinasi oleh Citynet melalui Kedeputian Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup. Detail kegiatan ini masih akan didiskusikan lebih lanjut dan melibatkan berbagai pihak dari NGO/LSM, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta institusi/lembaga non pemerintah.

Check Also

WhatsApp Image 2019-07-11 at 21.20.43

Hari Keempat – 2019 Urban Resilience Summit

Rotterdam, 11 Juli 2019. Kegiatan 2019 Urban Resilience Summit ini merupakan ajang berbagi kesempatan bagi para pesertanya …