Home / Kliping / DKI Kekurangan Alat Pengukur Kualitas Udara 
Polusi udara terlihat di langit Jakarta, Senin (3/9/2018). Menurut pantauan kualitas udara yang dilakukan Greenpeace, selama Januari hingga Juni 2017, kualitas udara di Jabodetabek terindikasi memasuki level tidak sehat (unhealthy) bagi manusia.(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)
Polusi udara terlihat di langit Jakarta, Senin (3/9/2018). Menurut pantauan kualitas udara yang dilakukan Greenpeace, selama Januari hingga Juni 2017, kualitas udara di Jabodetabek terindikasi memasuki level tidak sehat (unhealthy) bagi manusia.(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)

DKI Kekurangan Alat Pengukur Kualitas Udara 

JAKARTA, KOMPAS.com – Provinsi DKI Jakarta masih kekurangan alat pengukur kualitas udara Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, saat ini Jakarta baru memiliki lima alat pengukur kualitas udara di lima titik di Ibu Kota. “Iya betul sekali (belum bisa mengcover). Tapi kan kami representasinya itu per alat per wilayah. Kalau meng-cover semua belum tipologi wilayah terwakili. Tapi perwakilan kota ada,” ucap Andono saat dihubungi, Jumat (5/7/2019) malam.

Ia menuturkan, saat ini lima alat pengukur tersebut diletakkan di Kota, Bundaran HI, Jagakarsa, Lubang Buaya, dan Kebon Jeruk. Selain lima alat pengukur fixed station, Pemprov DKI juga memiliki tiga alat pengukur kualitas udara yang digerakkan secara mobile seperti saat car free day.

Idealnya, lanjut Andono, DKI Jakarta harus mempunyai 13 hingga 25 alat pengukur kualitas udara. “Ada riset yang dilakukan baik dari luar maupun pemprov DKI. Ada beberapa pendekatan misalnya per 1 juta penduduk 1 alat. Kita kan ada 13 juta penduduk jadi 13 alat,” jelasnya. Riset dengan pendekatan kedua adalah tergantung ukuran wilayahnya, yakni kilometer/segi. “Maka Jakarta memerlukan alat pengukur kualitas udara karena luasnya 650 km/segi. 25 itu jumlah riset ya,” kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “DKI Kekurangan Alat Pengukur Kualitas Udara”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/07/06/09073091/dki-kekurangan-alat-pengukur-kualitas-udara.
Penulis : Ryana Aryadita Umasugi
Editor : Sandro Gatra

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …