Home / Kegiatan / Diskusi Penyusunan Desain Besar Penanggulangan Bencana berbasis Masyarakat
Mobil yang melanggar peraturan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor pelat ganji dan genap mulai dialihkan di Simpang Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018)(Stanly Ravel)
Mobil yang melanggar peraturan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor pelat ganji dan genap mulai dialihkan di Simpang Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018)(Stanly Ravel)

Diskusi Penyusunan Desain Besar Penanggulangan Bencana berbasis Masyarakat

Jakarta, 12 Juli 2019. Palang Merah Indonesia (PMI) berkunjung ke kantor Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (TRLH) untuk membahas perkembangan penyusunan Desain Besar Penanggulangan Bencana berbasis Masyarakat. Desain Besar yang disusun oleh Kedeputian Gubernur bidang TRLH bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) telah dilaksanakan sejak tahun 2017. Desain besar adalah sebuah dokumen yang memuat komitmen dan konsensus terhadap konsep penanganan suatu isu strategis dengan menggunakan pendekatan kolaboratif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait. Desain besar menjadi masukan/rujukan bagi organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi masyarakat, lembaga usaha, dll untuk menyusun rencana kegiatan jangka pendek atau panjang.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa Desain Besar Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat saat ini telah mencapai tahapan revisi Visi dan Misi, Tujuan, dan Target, sesuai dengan hasil lokakarya yang telah diselenggarakan pada tahun 2018. Selain itu, PMI telah memeroleh data kajian resiko bencana DKI Jakarta 2016-2020 yang dapat digunakan sebagai referensi tambahan. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan dalam penyusunan desain besar tersebut adalah: (i) penentuan strategi dan kebijakan; serta (ii) penentuan peta jalan dan rencana aksi. Sebagai bentuk tindak lanjut, PMI akan mengirimkan draf terakhir dokumen Desain Besar Penanggulangan Bencana berbasis Masyarakat kepada Kedeputian Gubernur bidang TRLH untuk ditelaah lebih lanjut sekaligus melakukan persiapan lokakarya lanjutan untuk: (i) mengonfirmasi visi, misi, target, dan tujuan; (ii) menentukan strategi dan kebijakan; serta (iii) menentukan peta jalan dan rencana aksi.

Check Also

IMG-20190812-WA0018

Lokakarya Program Ambitious City Promises/Ikhtiar Jakarta: Peran Komunitas Keagamaan

Bogor, 8 Agustus 2019. Yayasan ICLEI – Local Government for Sustainability menyelenggarakan lokakarya dalam rangka merumuskan aksi prioritas, target, dan …