Home / Kliping / Fasilitas Park and Ride Stasiun MRT Lebak Bulus Dinilai Kumuh dan Dikelola Seadanya
Lahan park and ride di Lebak Bulus dipenuhi genangan berlumpur usai diguyur hujan pada Senin (1/4/2019) malam.(KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN)
Lahan park and ride di Lebak Bulus dipenuhi genangan berlumpur usai diguyur hujan pada Senin (1/4/2019) malam.(KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN)

Fasilitas Park and Ride Stasiun MRT Lebak Bulus Dinilai Kumuh dan Dikelola Seadanya

JAKARTA, KOMPAS.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti buruknya kondisi fasilitas park and ride di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi menyebutkan sejumlah hal yang perlu ditangani pada fasilitas park and ride itu. Tulus menyebutkan, pengelolaan park and ride terkesan seadanya dan kondisinya tampak kumuh.

” Park and ride Lebak Bulus masih dikelola seadanya, tak ada unsur kenyamanan dan rasa aman bagi konsumen. Di area park and ride berdiri bedeng-bedeng yang mengesankan kumuh, untuk jualan dan toilet berbayar yang dikelola seadanya,” kata Tulus dalam siaran persnya, Jumat (12/7/2019).

Jarak park and ride ke stasiun Lebak Bulus juga jauh. Hal itu, kata dia, bisa menurunkan minat orang untuk menggunakan moda transportasi tersebut.

“Untuk ukuran orang Jakarta yang masih tergolong malas jalan kaki, jarak yang jauh akan mengakibatkan malas pula menggunakan MRT,” kata dia.

Selain itu, lokasi park and ride yang jauh tidak didukung dengan fasilitas jembatan penyebrangan orang (JPO). Warga harus menyeberangi jalan utama yang menikung, dari arah Pondok Indah dan Jalan TB Simatupang.

“Jarak park and ride yang jauh itu juga tidak dilengkapi dengan kanopi untuk melindungi calon konsumen dari panas terik matahari, polusi udara, dan risiko hujan deras,” kata dia.

Dia meminta pihak Pemprov DKI Jakarta dan pihak lain yang terkait untuk membenahi pengelolaan park and ride di Stasiun MRT Lebak Bulus. Menurut dia, hal tersebut demi kenyamanan dan keamanan para konsumen yang menggunakan MRT. “Janganlah MRT yang merupakan infrastruktur modern dan canggih itu dikelola dengan mentalitas tradisional dan konvensional,” ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Fasilitas Park and Ride Stasiun MRT Lebak Bulus Dinilai Kumuh dan Dikelola Seadanya”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/07/12/13415281/fasilitas-park-and-ride-stasiun-mrt-lebak-bulus-dinilai-kumuh-dan.
Penulis : Walda Marison
Editor : Egidius Patnistik

Check Also

Pekerja akan memindahkan sejumlah tiang yang menghalangi jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Perluasan Jalur Sepeda, Efektifkah untuk Mengurangi Polusi Udara?

KOMPAS.com – Bersepeda sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat DKI Jakarta. Ada yang menggunakannya …