Home / Kliping / Kemarau Panjang, Jakarta Utara Tak Diguyur Hujan Selama 60 Hari
Ilustrasi
Ilustrasi

Kemarau Panjang, Jakarta Utara Tak Diguyur Hujan Selama 60 Hari

Bisnis.com, JAKARTA–Warga Jakarta diminta bersiap untuk menghadapi puncak musim kemarau panjang dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Subbidang Informasi Iklim BMKG Adi Ripaldi memperkirakan puncak kemarau akan terjadi pada Agustus hingg September 2019. Karena hal itu, ada wilayah Ibukota yang belum diguyur hujan sejak dua bulan terakhir.

“Berdasarkan monitoring kita BMKG, wilayah Jakarta Utara sudah ada yang lebih dari 60 hari tidak ada hujan. Kemudian, daerah Jakarta lainnya bervariasi sekitar 31-60 hari atau sekitar 1-2 bulan,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Rabu (17/7/2019).

Dia menuturkan kekeringan di Jakarta mungkin akan berdampak kepada pasokan air untuk masyarakat, terutama masyarakat yang menggunakan sumur-sumur dangkal karena bisa jadi sumber air bersih sudah mulai berkurang.

Meski demikian, dia menuturkan pasokan air pengguna PAM Jaya kemungkinan tidak akan terdampak.

Menurutnya, musim kemarau di Jakarta dan sekitarnya kemungkinan akan bertahan hingga Oktober 2019.

“Kemarau baru mulai 1-2 bulan. Masyarakat harus bersiap karena masih 2-3 bulan ke depan mengalami kekeringan. Di beberapa daerah sudah masuk laporan masyarakat udah mulai beli air bersih,” ucapnya.

Artikel ini telah tayang di jakarta.bisnis.com dengan judul “Terjebak Sesak di Kota Mega Polusi”,

Check Also

Pekerja akan memindahkan sejumlah tiang yang menghalangi jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Perluasan Jalur Sepeda, Efektifkah untuk Mengurangi Polusi Udara?

KOMPAS.com – Bersepeda sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat DKI Jakarta. Ada yang menggunakannya …