Home / Kegiatan / Menghadiri Acara Rakornas Transmigrasi Tahun 2019 dengan Tema “Revitalisasi Pembangunan Ekonomi Kawasan Transmigrasi 4.0”
transmigrasi (1)

Menghadiri Acara Rakornas Transmigrasi Tahun 2019 dengan Tema “Revitalisasi Pembangunan Ekonomi Kawasan Transmigrasi 4.0”

transmigrasi (2) transmigrasi (1)

Jakarta, Jumat 1 Agustus 2019. Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Jusuf Kalla memberikan sambutan dan membuka Acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transmigrasi Tahun 2019 di Hotel Sultan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, pada Hari Kamis tanggal 1 Agustus 2019. Rakornas ini mengusung Tema “Revitalisasi Pembangunan Ekonomi Kawasan Transmigrasi 4.0”. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Gubernur dan Bupati dari sejumlah daerah di Indonesia. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hadir yang diwakili oleh Plh. Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup. Terdapat beberapa hal yang disampaikan dalam acara tersebut, antara lain:

Penyampaian oleh Wakil Presiden Republik Indonesia :a. Transmigrasi merupakan upaya yang sudah dilakukan sejak lama untuk mengurangi kepadatan penduduk di Pulau Jawa. Transmigrasi bersifat dinamis sesuai perkembangan zaman; b. Transmigrasi juga menjadi sarana pengalihan/transfer pengetahuan, keterampilan dan budaya kerja dari penduduk pendatang yang pada umumnya lebih berkemampuan daripada penduduk setempat; c. Masalah yang sering timbul pada kegiatan transmigrasi adalah adanya kesenjangan kesejahteraan antara penduduk pendatang dengan penduduk setempat. Oleh karena itu, program transmigrasi saat ini harus mensejahterakan penduduk pendatang dan juga penduduk setempat.  Penyampaian oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: a. Hingga saat ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sudah memindahkan penduduk (transmigrasi) sebanyak 2.2 Juta Kepala Keluarga (7.676.308 Jiwa); b. Penyebaran penduduk transmigrasi sudah meliputi 619 kawasan di seluruh Indonesia. Pada kawasan tersebut sudah terbangun 3.606 permukiman; c. Keberhasilan transmigrasi tersebut memberi dampak positif dalam 2 aspek utama yaitu: 1. Pengembangan Wilayah; dan 2. Ketahanan Pangan Nasional.

Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Jusuf Kalla mengingatkan pentingnya transfer keterampilan antara transmigran (penduduk pendatang) kepada penduduk lokal agar terjadi kesetaraan dan kesejahteraan. Dalam aspek ketahanan pangan program transmigrasi mampu menciptakan lahan produktif yang mencakup 1 juta hektar sawah, 310 ribu hektar lahan jagung, 1,1 juta hektar perkebunan sawit serta 429 ribu hektar perkebunan karet.

Check Also

WhatsApp Image 2019-08-15 at 11.01.04 (2)

Acara Peresmian Pembukaan Konvensi dan Pameran Internasional ke 7 Panas Bumi Indonesia 2019

Jakarta, 13 Agustus 2019. Menindaklanjuti disposisi Gubernur DKI Jakarta Nomor U3278.080819 perihal menghadiri acara peresmian …