Home / Kegiatan / Audiensi 10 Delegasi Pemerintah Walikota Nepal Dalam Rangka Sharing Pengalaman Terkait Sanitasi dan Pengelolaan Sampah
nepal (3)

Audiensi 10 Delegasi Pemerintah Walikota Nepal Dalam Rangka Sharing Pengalaman Terkait Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

nepal (2) nepal (3) nepal (1)

Jakarta, Jumat 9 Agustus 2019. Asisten Deputi Gubernur bidang lingkungan Hidup dengan didampingi oleh unsur dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas CKTRP, Dinas Sumber Daya Air, Biro PKLH, Biro KDH KLN, PD PAL Jaya, PD Pam Jaya, Sekretariat Jakarta Berketahanan serta UCLG ASPAC menerima audiensi dari 10 Delegasi para Walikota Nepal pada hari Jumat, tanggal 9 Agustus 2019 bertempat di Ruang Rapat 1 Deputi Gubernur. Kunjungan kerja ini diprakarsai oleh UCLG ASPAC melalui proyek “Municipality Network for Sanitation Policy and Advocacy in South Asia” yang berupaya untuk memperbaiki masalah sanitasi global, berupa dukungan untuk meningkatkan kondisi lingkungan di beberapa kota di Nepal dan Bangladesh dalam bentuk transfer pengetahuan dan praktik terbaik dari kota-kota yang lebih maju, terutama pembelajaran mengenai komitmen para pemimpin dalam meningkatkan kondisi lingkungan perkotaan. Kota Jakarta sebagai salah satu kota yang tergabung dalam keanggotaan UCLG ASPAC, dipandang dapat dijadikan sebagai pembelajaran dan contoh untuk kota-kota di Nepal dalam hal pengolahan sistem sanitasi dan pengolahan limbah padat, karena dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun, Jakarta telah mengalami kemajuan pesat melalui pembangunan Jakarta Sewerage System dan Intermediate Treatment Facility (ITF). Para Walikota Nepal menyatakan kekagumannya akan perkembangan sistem sanitasi Jakarta. Melalui kunjungan visit ke lokasi IPLT PD PAL Jaya  dan TPA Bantar Gebang, mereka mendapatkan gambaran dan pembelajaran yang jelas akan sistem sanitasi kota Jakarta dalam mengelola Limbah Domestik dan Limbah Padat. Jakarta, dipandang oleh para delegasi Nepal telah memiliki Tata kelola limbah yang sudah sangat baik dan bisa menjadi contoh untuk diimplementasikan di Nepal. Nepal adalah Negara yang kondisi pelayanan sanitasi dan air limbahnya masih banyak tertinggal. Akses masyarakat terhadap pelayanan pengelolaan air limbah permukiman masih rendah dan intalasi pengolahan air limbah di Nepal masih terbatas.

Check Also

WhatsApp Image 2019-10-29 at 4.15.29 PM

Rapat Teknis Persiapan Penyelenggaraan Seminar “Toward a Resillient City with a Sustainable and Smart Approach”

Jakarta, 29 Oktober 2019. Kedutaan Besar Perancis pada tanggal 28 November 2019 bekerjasama dengan Pemprov DKI …