Home / Kegiatan / Lokakarya Penyusunan Dokumen Ambitious City Promises/Ikhtiar Jakarta
IMG_0643

Lokakarya Penyusunan Dokumen Ambitious City Promises/Ikhtiar Jakarta

Bogor, 6-7 Agustus 2019. Yayasan ICLEI – Local Government for Sustainability menyelenggarakan lokakarya dalam rangka merumuskan aksi prioritas, target, dan rencana aksi ProgramAmbitious City Promises(ACP)/Ikhtiar Jakarta. Lokakarya tersebut merupakan tindak lanjut dari serangkaian lokakarya yang telah diselenggarakan sebelumnya.

Lokakarya tersebut dibuka oleh Asisten Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Lingkungan Hidup, dan dihadiri oleh unsur Pemerintah Pusat(Kanwil Departemen Agama DKI Jakarta/Depag), unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta(Dinas Lingkungan Hidup/DLH, Dinas Kehutanan/Dishut, Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistika/Diskominfotik, Dinas Perindustrian dan Energi/DPE, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian/DKPKP, Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup/PKLH, dan Sekretariat Jakarta Berketahanan), LSM (Komite Penghapusan Bensi Bertimbal/KPBB, Yayasan KARINA), pelaku industri (PT.Kalbe, PT. Allianz), kelompok masyarakat (Perwakilan Program Kampung Iklim/Proklim, Perwakilan Sekolah, Perwakilan Komunitas Keagamaan, Perwakilan Pemuda dan Pelajar), serta akademisi.

Secara garis besar, Program Ambitious City Promises(ACP)/Ikhtiar Jakarta adalah program yang diinisiasi oleh ICLEI bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, dan bertujuan untuk mengarustamakan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang partisipatif dan inklusif. Program tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, terutama dari kalangan pemuda dan pelajar, pemuka agama, serta pelaku industri.

Berdasarkan hasil dari lokakarya-lokakarya sebelumnya, diperoleh berbagai rencana aksi untuk pengurangan emisi GRK. Rencana aksi tersebut dibagi kedalam 4 (empat) sektor, yaitu: (i) energi dan Bangunan Gedung Hijau (BGH)/green building; (ii) transportasi dan kualitas udara; (iii) ruang terbuka hijau, kebencanaan dan urban farming; serta (iv) air bersih dan limbah.

Rencana aksi tersebut kemudian akan diprioritaskan menggunakan metode CLIMACT Prio, yaitu metode pembobotan/skoring yang dilakukan berdasarkan kesepakatan para pemangku kepentingan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria utama, seperti: (i) kontribusi rencana aksi terhadap pengurangan emisi GRK; (ii) ketersediaan finansial; (iii) jangka waktu; (iv) ketersediaan sarana-prasarana pendukung; (v) penerimaan masyarakat (public acceptance); dan (vi) inklusi sosial.

Pada akhirnya, dokumen Ambitious City Promises/Ikhtiar Jakarta diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mencapai pembangunan rendah emisi dan penurunan GRK di DKI Jakarta. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan yang terlibat untuk ikut berkontribusi dalam seluruh penyusunan maupun pelaksanaan program ACP/Ikhtiar Jakarta

Check Also

WhatsApp Image 2019-08-15 at 11.01.04 (2)

Acara Peresmian Pembukaan Konvensi dan Pameran Internasional ke 7 Panas Bumi Indonesia 2019

Jakarta, 13 Agustus 2019. Menindaklanjuti disposisi Gubernur DKI Jakarta Nomor U3278.080819 perihal menghadiri acara peresmian …