Home / Kegiatan / Acara Peresmian Pembukaan Konvensi dan Pameran Internasional ke 7 Panas Bumi Indonesia 2019
WhatsApp Image 2019-08-15 at 11.01.04 (2)

Acara Peresmian Pembukaan Konvensi dan Pameran Internasional ke 7 Panas Bumi Indonesia 2019

WhatsApp Image 2019-08-15 at 11.01.04 (2)WhatsApp Image 2019-08-15 at 11.01.04 (2) WhatsApp Image 2019-08-15 at 11.01.04 (1) WhatsApp Image 2019-08-15 at 11.01.04

Jakarta, 13 Agustus 2019. Menindaklanjuti disposisi Gubernur DKI Jakarta Nomor U3278.080819 perihal menghadiri acara peresmian pembukaan konvensi dan pameran internasional ke 7 panas bumi Indonesia 2019. Kedeputian Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Deputi Bidang Lingkungan Hidup hadir sebagai perwakilan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Jusuf Kalla didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar meresmikan sekaligus membuka Konvensi dan Pameran Internasional ke 7 Panas Bumi Indonesia 2019 di Jakarta Convention Centre Senayan, Jakarta pada Hari Selasa tanggal 13 Agustus 2019. Pemerintah DKI Jakarta hadir yang diwakili oleh Asisten Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Lingkungan Hidup. Acara ini meliputi kegiatan pameran, program convention, exhibition, technical paper presentation (TPC), dan field trip dan akan berlangsung tiga hari mulai tanggal 13 sampai dengan 15 Agustus 2019. Dalam sambutan Wakil presiden menyampaikan pembangkit dari Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti dari panas bumi penting dikembangkan untuk memproduksi listrik dari energi yang bersih. Pasokan energi listrik harus terjaga dengan baik karena merupakan energi untuk pembangunan yang berkelanjutan. Di negara manapun listrik selalu dikembangkan karena seiring pertambahan penduduk dan pertambahan pembangunan. Salah satunya untuk mengantisipasi kehadiran mobil listrik, tentu membutuhkan energi dalam jumlah besar untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Sedangkan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar sesuai dengan yang disampaikan Wakil Presiden bahwa geothermal tidak hanya menjadi energi hari ini untuk pembangkitan, tetapi juga masa depan dan berkelanjutan. Sehingga geothermal bisa jadi energi “yesterday, today, and tomorrow”. Sementara Ketua Umum Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) Prijandaru Effendi menambahkan Indonesia merupakan negara dengan potensi besar untuk mengembangkan sumber daya energi panas bumi. Pemanfaatan kapasitas total terpasang energi panas bumi di Indonesia saat ini tercatat sebesar 1.948,5 Mega Watt (MW). API secara postif mendukung upaya-upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan energi di Indonesia. Khususnya dari sumber energi terbarukan panas bumi.

Check Also

udara (3)

Rapat lanjutan Pengelolaan Kualitas Udara DKI Jakarta serta diskusi hasil pertemuan tahunan South-Southeast Asia – Air Improvement in the Region (SSEA-AIR) di Taiwan.

Jakarta, 9 Agustus 2019. Kantor Kedeputian Gubernur DKI Jakarta bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup …