Home / Kliping / Pemprov DKI Akan Tanam Tabebuya, Tiap Wilayah Warna Bunganya Berbeda
Bunga Tabebuya bermekaran di kawasan Marmoyo (depan Kebun Binatang Surabaya) hingga Jl Diponegoro, Senin (26/11/2018). Tabebuya adalah jenis tanaman yang berasal dari Brasil dengan karakteristiknya sama seperti pohon sakura saat berbunga. Memasuki musim hujan di bulan November bunga bermekaran hingga berasa seperti Jepang dengan bunga sakuranya.(SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)
Bunga Tabebuya bermekaran di kawasan Marmoyo (depan Kebun Binatang Surabaya) hingga Jl Diponegoro, Senin (26/11/2018). Tabebuya adalah jenis tanaman yang berasal dari Brasil dengan karakteristiknya sama seperti pohon sakura saat berbunga. Memasuki musim hujan di bulan November bunga bermekaran hingga berasa seperti Jepang dengan bunga sakuranya.(SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Pemprov DKI Akan Tanam Tabebuya, Tiap Wilayah Warna Bunganya Berbeda

JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Kehutanan DKI Jakarta akan menanam pohon tabebuya di tiga wilayah kota. Warna bunga tabebuya di tiap kota nantinya akan berbeda. “Jakarta Pusat warna tabebuyanya pink, di Jakarta Selatan ungu, di Jakarta Utara kuning, sehingga setiap wilayah itu mempunyai ciri khas,” ujar Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (20/8/2019). Suzi menyampaikan, pohon tabebuya itu nantinya akan ditanam di taman-taman dan jalan protokol.

Menurut dia, Dinas Kehutanan sebenarnya sudah menanam tabebuya. Namun, yang ditanam baru tabebuya dengan bunga berwarna kuning. Dinas Kehutanan juga sudah menanam 45 pohon tabebuya di bawah Simpang Susun Semanggi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI. Suzi menyampaikan, penanaman tabebuya di Jakarta tidak akan kalah dengan Kota Surabaya yang juga sudah menanam pohon tersebut. “Insya Allah (tidak kalah dengan Surabaya),” kata dia. Selain tabebuya, Dinas Kehutanan DKI juga akan menanam tanaman penyerap polutan. Salah satunya, yakni bougenville. “Bougenville itu termasuk semak perdu yang kategori tertinggi menyerap polutan. Jadi kita tanam itu secara massal,” ucap Suzi. Selain menyerap polutan, lanjut Suzi, bougenville juga berbunga sepanjang tahun, tahan terhadap semua cuaca, dan tidak memerlukan banyak perawatan.

Tanaman-tanaman itu akan ditanam di sekitar trotoar yang dilebarkan, seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Professor Doktor Satrio, Kasablanka, Cikini, hingga Kemang. “Yang akan kita angkat, tropical plant-nya itu. Jadi kita banyak beraneka ragam. Di Jakarta Utara juga nanti akan menanam oleander, hanya Jakarta Utara yang punya oleander,” tutur Suzi. Dinas Kehutanan DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran Rp 9,9 miliar untuk pengadaan berbagai jenis tanaman tersebut. Anggaran itu rencananya akan ditambah.

Bunga dari pohon tabebuya yang mirip dengan bunga sakura bermekaran di sejumlah jalan protokol di Surabaya, antara lain Jalan Ahmad Yani, Jalan Darmo, Jalan Raya Gubeng Surabaya, Jalan Mayjend Sungkono, dan Jalan Adityawarman, pada November 2018. Mekarnya bunga tabebuya itu marak di media sosial. Foto-fotonya viral di media sosial. Warga menyebut, Surabaya bak Negeri Sakura. Pemerintah Kota Surabaya sebenarnya telah mengembangbiakkan pohon itu sejak tahun 2010. Hasilnya, baru bisa dinikmati akhir tahun lalu. Warga disuguhi pemandangan layaknya di Jepang. Tabebuya yang tumbuh di Surabaya memiliki beberapa varian warna, yakni kuning, pink, putih, dan warna ungu.

Risma disebut sebagai pencetus awal ide menanam tabebuya. Bunga tabebuya di Surabaya kembali mekar pada Juli lalu. Risma menyebut bakal memperbanyak bunga tabebuya di sejumlah sudut Kota Pahlawan. Tidak hanya di jalan protokol, bunga tabebuya juga akan ditanam di sejumlah taman kota, salah satunya Taman Ngagel Surabaya, yang telah dilengkapi fasilitas jogging track. Menurut Risma, bunga tabebuya perlu diperbanyak agar masyarakat Surabaya lebih leluasa menikmati indahnya bunga tabebuya dengan beraneka warna. “Nanti kita adakan penanaman (bunga tabebuya) bareng. Kita sudah ngumpulin seribu lebih, nanti kuat-kuatan nanemnya,” kata Risma, Sabtu (27/7/2019).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pemprov DKI Akan Tanam Tabebuya, Tiap Wilayah Warna Bunganya Berbeda”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/08/20/20110751/pemprov-dki-akan-tanam-tabebuya-tiap-wilayah-warna-bunganya-berbeda?page=2.
Penulis : Nursita Sari
Editor : Sandro Gatra

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …