Home / Kliping / Ibu Kota Pindah, Pembangunan Transportasi hingga Air Bersih di Jakarta Tetap Prioritas
Monumen Nasional.(https://pesona.travel)
Monumen Nasional.(https://pesona.travel)

Ibu Kota Pindah, Pembangunan Transportasi hingga Air Bersih di Jakarta Tetap Prioritas

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa meski ibu kota Indonesia pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur namun pembangunan di Jakarta melalui konsep urban regeneration akan terus berjalan. Urban regeneration sendiri maksudnya adalah pembangunan perkotaan dari beberapa aspek. Di dalamnya termasuk perumahan, transportasi, air bersih, hingga pengelolaan air limbah. “Jadi kemarin sebelum preskon kita ngobrol sebentar saya ngobrol dengan Pak Presiden beliau menegaskan komitmen untuk pembangunan Jakarta tidak berubah jalan terus. Lalu saya sampaikan pak agenda urban region nya adalah soal perumahan, soal transportasi, soal air bersih, soal pengelolaan air limbah,” ucap Anies di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).

Pembangunan transportasi terdapat beberapa bagian yaitu pembangunan transportasi kereta api, transportasi darat seperti bus dan mikro bus. Ia mengungkapkan pada Selasa (20/8/2019) lalu, Pemprov DKI Jakarta sudah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Bappenas Subandi, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait teknis pembangunan ini. “Teknis itu artinya, anggaran-anggaran per item sudah ada. Kemudian sumbernya 4, ada APBD, APBN, ada investasi, ada (anggaran) kerja sama. Dan ini semua nantinya akan kita eksekusi dan kita jadi kemarin pimpinan juga menegaskan tidak ada perubahan komitmen untuk pembangunan di Jakarta tetap menjadi prioritas pemerintah,” papar Anies.

Anies pun mengiyakan bahwa ketika ditanya apakah pembangunan ini merupakan proyek infrakstuktur yang diajukan dengan nilai proposal yang dibawa mencapai Rp 571 triliun pada bulan Maret 2019 lalu. “Iya betul,” ujar Anies. Sebelumnya, Anies mengatakan, pembangunan di Jakarta melalui konsep urban regeneration akan terus berjalan meskipun ibu kota negara dipindahkan ke Kalimantan Timur (Kaltim).

Anies telah membicarakan hal itu dengan Presiden Joko Widodo sebelum Jokowi mengumumkan lokasi baru yang akan menjadi ibu kota negara. “Yang disebutkan oleh Bapak Presiden sebagai salah satu item bahwa rencana melakukan urban regeneration di Jakarta tetap jalan terus,” ujar Anies di Stasiun MRT Istora Mandiri, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (26/8/2019).

Diketahui, Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan ibu kota negara pindah ke sebagian wilayah Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur. Hal itu disampaikan Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Senin kemarin. Setelah menyampaikan alasan mengapa ibu kota negara harus pindah, Jokowi mengingatkan bahwa Jakarta tidak akan dilupakan. “Jakarta akan tetap menjadi prioritas pembangunan dan terus dikembangkan jadi kota bisnis, kota keuangan, pusat perdagangan, dan pusat jasa berskala regional dan global,” kata Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Ibu Kota Pindah, Pembangunan Transportasi hingga Air Bersih di Jakarta Tetap Prioritas”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/08/27/12110001/ibu-kota-pindah-pembangunan-transportasi-hingga-air-bersih-di-jakarta?page=2.
Penulis : Ryana Aryadita Umasugi
Editor : Sabrina Asril

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …