Home / Kliping / Pemprov DKI Bakal Akomodasi PKL Jualan di Trotoar yang Direvitalisasi
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan revitalisasi trotoar di 31 ruas jalan di Taman Sepeda, Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).(KOMPAS.COM/NURSITA SARI)
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan revitalisasi trotoar di 31 ruas jalan di Taman Sepeda, Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).(KOMPAS.COM/NURSITA SARI)

Pemprov DKI Bakal Akomodasi PKL Jualan di Trotoar yang Direvitalisasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengakomodasi pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di trotoar yang sudah direvitalisasi. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, PKL yang berjualan nantinya tidak boleh mengotori trotoar yang sudah dilebarkan itu. “PKL sendiri tetap kita akomodasi di trotoar, namun ada aturan mainnya,” ujar Hari di Taman Sepeda, Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).

Hari mengaku berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan untuk menempatkan PKL di trotoar. Hari ingin para PKL itu nantinya berjualan menggunakan food truck atau boks kontainer yang dilengkapi tempat pembuangan sampah. Dengan demikian, para PKL itu tidak akan mengotori trotoar. “Kita diskusi kemarin (dengan Dinas UMKM), pokoknya kalau bisa ya, desainnya yang bagus, seperti di luar negeri, jadi tidak kumuh, rapi, buang limbahnya bisa langsung di truknya itu,” kata dia.

Menurut Hari, para PKL itu nantinya akan bergantian berjualan di trotoar. PKL yang berjualan pada pagi hari akan berbeda dengan PKL yang berjualan di siang dan sore hari. “Keinginan Pak Gubernur itu kalau seandainya pagi, makanan khusus untuk sarapan pagi, kemudian siang, (makanan) siang, malam, (makanan) malam. Jadi, artinya itu bisa mobile, jadi tidak tetap itu-itu terus,” ucap Hari.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta merevitalisasi trotoar di 31 ruas jalan yang dilayani transportasi umum. Revitalisasi trotoar itu akan dipercepat sesuai Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Pelebaran trotoar itu bertujuan agar warga memiliki akses yang nyaman menuju transportasi umum, baik halte transjakarta, stasiun MRT, maupun stasiun LRT. Dengan demikian, warga mau beralih menggunakan transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadi. Hal ini nantinya akan berimbas pada perbaikan kualitas udara Jakarta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pemprov DKI Bakal Akomodasi PKL Jualan di Trotoar yang Direvitalisasi”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/08/27/15554151/pemprov-dki-bakal-akomodasi-pkl-jualan-di-trotoar-yang-direvitalisasi.
Penulis : Nursita Sari
Editor : Sandro Gatra

Check Also

Permukiman padat di Bidaracina, di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/8/2015). Bidaracina merupakan kawasan yang akan digusur terkait proyek normalisasi dan sodetan Kali Ciliwung.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Proyek Sodetan Ciliwung Dimulai, Ini Proses Ganti Rugi terhadap Warga Bidara Cina

JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan …