Home / Kliping / 20 Hari Sosialisasi Ganjil Genap, Transjakarta Klaim Jumlah Penumpang Naik
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Agung Wicaksono, melakukan tugas sebagai petugas sterilisasi jalur untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada hari ini, 4 September 2019 di Halte Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PT TransJakarta terhadap pelanggan dalam Hari Pelanggan Nasional 2019.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Agung Wicaksono, melakukan tugas sebagai petugas sterilisasi jalur untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada hari ini, 4 September 2019 di Halte Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PT TransJakarta terhadap pelanggan dalam Hari Pelanggan Nasional 2019.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

20 Hari Sosialisasi Ganjil Genap, Transjakarta Klaim Jumlah Penumpang Naik

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Transjakarta mencatat adanya kenaikan penumpang selama sosialisasi kebijakan perluasan ganjil genap yang berlangsung sejak 12 Agustus hingga 6 September 2019. Direktur Operasional PT TransJakarta Prasetia Budi mengatakan kenaikan itu terjadi di hampir seluruh rute yang dimiliki Transjakarta. “Hampir di seluruh rute Transjakarta yang dilalui rute ganjil genap mengalami kenaikan 3,95 persen,” kata Budi melalui keterangan tertulisnya, Minggu (8/9/2019). Dikatakan Budi, kenaikan penumpang tertinggi terjadi di rute Bundaran Senayan-Harmoni (GR1).

“Rute GR1 (bus Gratis) selama sosialisasi ganjil genap ini terjadi kenaikan jumlah pelanggan sebanyak 8,2 persen,” ucapnya. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut pihaknya mengambil langkah agar warga yang ingin beralih menggunakan transportasi umum bisa terfasilitasi. Langkah yang dimaksud adalah dengan menyiapkan 48 rute di seluruh area terdampak perluasan ganjil genap.

“Kami sudah menyiapkan total 48 rute yaitu 21 rute BRT, 23 rute non-BRT dan 4 rute tambahan Mikrotrans di setiap segmen wilayah yang terimbas ganjil genap” ujar Budi. Adapun pemberlakuan perluasan ganjil genap ini menyusul ditandatanganinya Pergub Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dengan ditanda tanganinya Pergub tersebut, total ada 25 ruas jalan yang terkena perluasan ganjil genap. Ganjil genap akan diterapkan di sembilan ruas jalan yang sebelumnya sudah diberlakukan ganjil genap dan 16 tambahan ruas jalan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “20 Hari Sosialisasi Ganjil Genap, Transjakarta Klaim Jumlah Penumpang Naik”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/09/08/17563691/20-hari-sosialisasi-ganjil-genap-transjakarta-klaim-jumlah-penumpang-naik.
Penulis : Jimmy Ramadhan Azhari
Editor : Jessi Carina

Check Also

Pekerja akan memindahkan sejumlah tiang yang menghalangi jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Perluasan Jalur Sepeda, Efektifkah untuk Mengurangi Polusi Udara?

KOMPAS.com – Bersepeda sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat DKI Jakarta. Ada yang menggunakannya …