Home / Kegiatan / Rapat Lanjutan Persiapan Lokakarya Penyusunan Desain Besar Penanggulangan Bencana di DKI
pmi 6 sept (2)

Rapat Lanjutan Persiapan Lokakarya Penyusunan Desain Besar Penanggulangan Bencana di DKI

pmi 6 sept (2) pmi 6 sept (3) pmi 6 sept (1)

Jakarta, 6 September 2019. Kedeputian Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup telah dilaksanakan kegiatan Rapat Lanjutan Persiapan Lokakarya Penyusunan Desain Besar Penanggulangan Bencana di DKI Jakarta pada tanggal 6 September 2019. Rapat ini dipimpin oleh Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup dan dihadiri oleh unsur SKPD Provinsi DKI Jakarta antara lain BPBD; Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan; Dinas Sosial; Dinas Lingkungan Hidup; Dinas Perindustrian dan Energi; Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik; Dinas Kesehatan; Dinas Perhubungan; Dinas Pendidikan; Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Setda; Biro Tata Pemerintahan; Biro Kesejahteraan Sosial dan Biro Hukum. Sedangkan unsur NGO antara lain Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia; Karina Indonesia; Sekretariat Jakarta Berketahanan; Ruang Waktu; Palang Merah Indonesia; Jakarta Smart City; International Federation Red Cross dan Red Cresent program PFR. Tujuan rapat ini adalah untuk (i) Mereview kembali draft Desain Besar Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat DKI Jakarta sebelum dimulai lokakarya, (ii) Rapat lanjutan ini akan fokus pada penyiapan fasilitator, (iii) Membangun kolaborasi dalam penyusunan Desain Besar Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat DKI Jakarta, (iv) Masing-masing institusi mengetahui peran dalam lokakarya tersebut. Beberapa hal yang mengemuka dalam diskusi adalah: (a) Tahapan dalam manajemen bencana terdiri dari 3 fase, yaitu: (i) Pra Bencana, (ii) Saat Bencana dan (iii) Pasca Bencana; (b) Desain Besar Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat DKI Jakarta ini menargetkan pada tahun 2030 dapat tercapai penilaian berdasarkan tingkat kerentanan terhadap bencana yaitu 80 wilayah masuk kategori rendah dan 20 wilayah masuk kategori sedang; (c) Desain Besar Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat DKI Jakarta ini dapat mewujudkan masyarakat yang proaktif dan tanggap bencana serta berkemampuan dalam penggunaan teknologi dibidang kebencanaan; (d) Draft Desain Besar Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat DKI Jakarta sejauh ini sudah berhasil merumuskan visi, misi dan aktor masyarakat, badan usaha dan pemerintah dalam perannya menghadapi bencana; (e) Terdapat 5 Misi dalam Desain Besar Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat DKI Jakarta, antara lain : (i) Memperkuat kebijakan terkait PB yang memberikan kepastian dan ruang gerak masyarakat dalam penyelenggaraan PB; (ii) Membangun kesetaraan antar masyarakat atau komunitas, lembaga usaha dan pemerintah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana; (iii) Meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia dan kelembagaan masyarakat atau komunitas dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana; (iv) Meningkatkan peran serta masyarakat atau komunitas dan lembaga usaha dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana; (v) Memanfaatkan Ilmu pengetahuan dan teknologi pada tingkat masyarakat untuk memahami risiko, membangun kesiapsiagaan maupun tanggap darurat yang efektif berbasis masyarakat. Kegiatan lokakarya penyusunan Desain Besar Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat DKI Jakarta nantinya akan diisi dengan presentasi dan diskusi terarah. Fasilitator kegiatan ini adalah sebagai berikut : (i) Kelompok 1:         Penguatan Kebijakan untuk partisipasi masyarakat dalam PB adalah       Biro Hukum dan MPBI; (ii) Kelompok 2:         Membangun kesetaraan  Pemerintah, masyarakat, dan Lembaga             Usaha adalah Biro Tata Pemerintahan dan Karina Caritas PfR; (iii) Kelompok 3: Meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia dan kelembagaan masyarakat Biro Kesejahteraan Sosial dan PMI; (iv) Kelompok 4: Penyelenggaraan PB oleh masyarakat, lembaga usaha dan pemerintah adalah BPBD (bidang kesiapsiagaan dan pencegahan) dan Jakarta Berketahanan; (v) Kelompok 5:            Pemanfaatan IPTEK di Masyarakat untuk PB adalah BPBD (Pusdatin) dan Ruang Waktu.

Check Also

WhatsApp Image 2019-09-18 at 3.51.02 PM

Wawancara Mahasiswa Universitas Tarumanegara (UNTAR)

Jakarta, 17 September 2019. Mahasiswa Magister dari UNTAR, Ivan Billy Zaini, berkunjung ke kantor Kedeputian Gubernur …