Home / Kegiatan / Rapat Teknis Persiapan Penyelenggaraan Seminar “Toward a Resillient City with a Sustainable and Smart Approach”
WhatsApp Image 2019-10-29 at 4.15.29 PM

Rapat Teknis Persiapan Penyelenggaraan Seminar “Toward a Resillient City with a Sustainable and Smart Approach”

Jakarta, 29 Oktober 2019. Kedutaan Besar Perancis pada tanggal 28 November 2019 bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, berencana menyelenggarakan seminar bertemakan “Toward a Resillient City with a Sustainable and Smart Approach” di DKI Jakarta. Seminar tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai: (i) sarana peningkatan kapasitas Pemprov DKI Jakarta terkait dengan 3 (tiga) pilar ketahananan kota Jakarta, yaitu Jakarta SIAP, Jakarta TERHUBUNG, dan Jakarta SEHAT; serta (ii) sarana mempertemukan para ahli dari Perancis untuk membantu penyelesaian isu terkait ketahanan kota di Jakarta.

Rapat persiapan teknis dipimpin oleh Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (Deputi TRLH), dan dihadiri oleh perwakilan Kedutaan Besar Perancis dan perwakilan Pemprov DKI Jakarta lainnya, yaitu: (i) Dinas Lingkungan Hidup/DLH; (ii) Dinas Perhubungan/Dishub; (iii) Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD; (iv) Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri/KDH KLN; (v) Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup/PKLH; dan (vi) Sekretariat Jakarta Berketahanan.

Pada pertemuan ini, ditemukenali pula bahwa Strategi Ketahanan Kota Jakarta telah menarik minat beberapa pemangku kepentingan untuk turut membantu Jakarta dalam meningkatkan ketahanan kota. Terlihat denganKedubes Perancis yang berinisiasi untuk menyelenggarakan joint-workshop dengan Pemprov DKI Jakarta dengan topik utama 3 (tiga) pilar ketahananan kota Jakarta, yaitu: Jakarta SIAP, Jakarta SEHAT, dan Jakarta TERHUBUNG.

Seminar ini akan dibagi ke dalam beberapa sesi yaitu:

  1. Paparan dari Pemprov DKI Jakarta terkait Kota Berketahanan melalui pendekatan kota cerdas (smart) dan berkelanjutan (sustainable) di DKI Jakarta.
  2. Paparan dari Kedutaan Besar Perancis terkait konsep Kota Berketahanan melalui pendekatan kota cerdas (smart) dan berkelanjutan (sustainable) di Perancis.
  3. Break-out session yang akan dipimpin oleh SKPD/OPD Pemprov DKI Jakarta dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait isu masing-masing kelompok. Break-out session terbagi ke dalam 3 (tiga) kelompok, yaitu:
    • Kelompok 1 (Jakarta SEHAT) yang akan dipimpin oleh Dinas LH Provinsi DKI Jakarta dan berfokus pada isu kualitas udara, penanganan sampah, dan pengolahan air.
    • Kelompok 2 (Jakarta TERHUBUNG) yang akan dipimpin oleh Dishub dan Diskominfotik (Jakarta Smart City) Provinsi DKI Jakarta dan berfokus pada isu transportasi, smart-mobility, dan inovasi.
    • Kelompok 3 (Jakarta SIAP) yang akan dipimpin oleh BPBD Provinsi DKI Jakarta dan berfokus pada Pengelolaan Risiko Bencana (PRB), keselamatan, dan keamanan.
  4. Paparan masing-masing kelompok yang berfokus pada hal-hal yang berpotensi untuk dikolaborasikan dengan Perancis.

Terkait hal teknis, Biro KDH-KLN Setda Provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan pertemuan lanjutan pada hari Kamis, 31 Oktober 2019 untuk membahas persiapan teknis (logistik) terkait penyelenggaraan seminar.

Sementara itu terkait substansi, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan: (i) pendetailan topik yang perlu dibahas dalam setiap round-table; dan (ii) pemetaan pemangku kepentingan yang perlu dilibatkan dalam setiap round-table kepada pihak Kedubes Perancis.

 

Check Also

WhatsApp Image 2019-10-18 at 9.50.27 PM (1)

Selesainya Tugas Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup

Jakarta, 23 Oktober 2019. Setelah 4 tahun bertugas sebagai Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Tata Ruang …