Home / Kliping / Izin Lingkungan Dihapus lewat Omnibus Law, Ini Penjelasan Menteri LHK
siti nurbaya

Izin Lingkungan Dihapus lewat Omnibus Law, Ini Penjelasan Menteri LHK

KOMPAS.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya memberi penjelasan soal dihapusnya izin lingkungan hidup dalam draf Omnibus Law Cipta Kerja. Menurut dia, izin lingkungan hidup dihapus karena sebenarnya sudah termasuk ke dalam persyaratan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) izin usaha.

“Izin lingkungan built in ke dalam izin usaha, dalam bentuk syarat amdal untuk usaha atau kegiatan yang berdampak dan berisiko tinggi, serta dalam bentuk standar lingkungan yang menjadi syarat yang harus dipenuhi,” kata Siti kepada Kompas.com, Jumat (14/2/2020).

Dengan tetap adanya persyaratan Amdal dalam mengurus izin usaha, Siti meyakini lingkungan hidup akan tetap terjaga. Justru kini aturan yang ada menjadi lebih sederhana dan tidak tumpang tindih. “Izin usaha itu mensayaratkan kelayakan lingkungan. Bukan izin lingkungan yang terpisah.

Kalau di UU yang lama kan dipisahkan antra izin usaha dan izin lingkungan,” kata dia. Diberitakan, pemerintah menghapus izin lingkungan sebagai persyaratan untuk memperoleh izin usaha dalam  omnibus law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja.

Hal ini diketahui dari draf omnibus law RUU Cipta Kerja yang telah disetorkan pemerintah ke DPR. Adapun, izin lingkungan saat ini masih diatur dalam Pasal 40 ayat (1) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam aturan itu disebutkan, izin lingkungan merupakan persyaratan untuk memperoleh izin usaha dan atau kegiatan.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2020/02/14/14515321/izin-lingkungan-dihapus-lewat-omnibus-law-ini-penjelasan-menteri-lhk.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi

Check Also

Pekerja akan memindahkan sejumlah tiang yang menghalangi jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Perluasan Jalur Sepeda, Efektifkah untuk Mengurangi Polusi Udara?

KOMPAS.com – Bersepeda sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat DKI Jakarta. Ada yang menggunakannya …